Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kebijakan sekolah dalam pemeliharaan dan pengembangan sarana prasarana pendidikan sebagai bagian integral dari peningkatan mutu pembelajaran di SMPN 3 Kotabaru. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap dokumen kebijakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sarana dan prasarana diimplementasikan secara terstruktur melalui prinsip skala prioritas, efisiensi anggaran, dan kolaborasi multipihak. Sekolah menerapkan pendekatan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang menekankan pada otonomi, partisipasi aktif warga sekolah, serta akuntabilitas publik. Meskipun terdapat tantangan dalam hal inventarisasi dan keterbatasan anggaran, partisipasi guru, siswa, dan orang tua terbukti efektif dalam menjaga keberfungsian fasilitas. Guru melakukan inovasi pembelajaran dengan memanfaatkan media lokal, sementara siswa dan orang tua terlibat dalam kegiatan pemeliharaan ruang kelas secara sukarela. Temuan ini menegaskan bahwa kebijakan pendidikan yang kontekstual, berbasis data, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara aktif mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung keberlanjutan mutu pendidikan.
Copyrights © 2025