Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan pembiayaan di MTs Al Amin Sindangkasih, khususnya di tengah krisis penurunan jumlah mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip efisiensi diterapkan melalui restrukturisasi anggaran, optimalisasi sumber daya lokal, dan digitalisasi proses keuangan. Sementara itu, transparansi diaktualisasikan dalam bentuk pelaporan keuangan terbuka, partisipasi panitia madrasah, dan forum evaluatif bersama orang tua dan masyarakat. Penelitian ini juga mengungkapkan tantangan yang signifikan seperti keterbatasan kapasitas manajerial dan rendahnya literasi keuangan publik. Namun, madrasah mampu mengembangkan strategi adaptif berdasarkan nilai-nilai lokal dan spiritualitas, yang melahirkan model konseptual "Ketahanan Keuangan Madrasah". Secara teoritis, penelitian ini memperkaya kajian tata kelola pendidikan Islam dengan pendekatan humanistik dan kontekstual. Secara praktis, temuan ini relevan sebagai acuan kebijakan madrasah swasta dalam membangun sistem keuangan yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025