Yarn winding is a crucial process in the textile industry where the volume density (density) of the roll is an essential quality parameter. The roll density directly affects the yarn tension in subsequent processes such as warping and twisting. The doubling process, which doubles the yarn before the twisting process, requires proper roll density settings to meet standards. This study aims to analyze the effect of variations in the delivery roll speed on a doubling machine on the volume density of doubled yarn rolls. An experimental method was used by making four samples of Ne1 30 cotton yarn at different delivery roll speeds: 150, 300, 550, and 750 meters/minute. Other parameters such as ring tension load (10 grams) and acceleration time (90 seconds) were kept constant for all samples. The experimental results showed a positive trend, where the higher the delivery roll speed, the higher the resulting roll density value. Of the four speed variations, only speeds of 550 and 750 meters/minute were able to produce roll densities according to the twisting process standard (above 0.4 grams/cm³). Statistical analysis using ANOVA also confirmed that the delivery roll speed has a significant effect on the roll volume density (significance value 0.05). Thus, it is concluded that the delivery roll speed is a key parameter that needs to be optimized to achieve the desired double yarn roll density. ABSTRAKPenggulungan benang merupakan proses krusial dalam industri tekstil di mana densitas volume (kepadatan) gulungan menjadi parameter mutu yang esensial. Kepadatan gulungan secara langsung memengaruhi tegangan benang pada proses selanjutnya seperti warping dan twisting. Proses doubling, yang menggandakan benang sebelum proses twisting, memerlukan pengaturan densitas gulungan yang tepat untuk memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan delivery roll pada mesin doubling terhadap densitas volume gulungan benang rangkap. Metode eksperimental digunakan dengan membuat empat sampel benang katun Ne1 30 pada kecepatan delivery roll yang berbeda: 150, 300, 550, dan 750 meter/menit. Parameter lain seperti beban ring tension (10 gram) dan waktu akselerasi (90 detik) dijaga konstan untuk semua sampel. Hasil eksperimen menunjukkan adanya tren positif, di mana semakin tinggi kecepatan delivery roll, semakin besar pula nilai densitas gulungan yang dihasilkan. Dari empat variasi kecepatan, hanya kecepatan 550 dan 750 meter/menit yang mampu menghasilkan densitas gulungan sesuai standar proses twisting (di atas 0,4 gram/cm³). Analisis statistik menggunakan ANAVA juga mengonfirmasi bahwa kecepatan delivery roll memberikan pengaruh yang signifikan terhadap densitas volume gulungan (nilai signifikansi 0,05). Dengan demikian, disimpulkan bahwa kecepatan delivery roll merupakan parameter kunci yang perlu dioptimalkan untuk mencapai densitas gulungan benang rangkap yang diinginkan.
Copyrights © 2025