Komunikasi nonverbal, terutama bahasa isyarat, memainkan peran penting dalam memastikan teman tuli dapat mengakses hak-hak mereka dalam bekerja, berpendidikan, dan bernegara. Hambatan komunikasi sering kali menjadi tantangan utama yang menghambat partisipasi mereka dalam berbagai aspek kehidupan. Studi ini menyoroti pentingnya bahasa isyarat sebagai jembatan komunikasi yang inklusif, serta perlunya kebijakan yang mendukung aksesibilitas bagi komunitas tuli. Dengan pendekatan yang tepat, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, memungkinkan teman tuli untuk berkontribusi secara maksimal dalam kehidupan sosial dan profesional.
Copyrights © 2025