Tanaman jagung (Zea mays L.) merupakan serealia terbesar dalam persebaran dan produksi yang berguna untuk sumber nutrisi manusia, pakan ternak, dan biofuel di dunia. Upaya peningkatan produksi dan ketahanan pangan jagung terus ditingkatkan dengan cara pemberian pupuk AB Mix yang tepat jenis dan dosis. Selain penggunaan pupuk AB Mix, perlu adanya inovasi dalam hal budidaya yaitu hidroponik sistem apung yang efisien. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi AB Mix terhadap pertumbuhan dan anatomi tanaman jagung (Zea mays L.) pada sistem hidroponik. Percobaan telah dilakukan di dalam greenhouse di di Kebun Cikabayan Bawah, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia dengan ketinggian tempat 234 m dpl. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap Teracak (RAKLT) sederhana dengan satu faktor, yaitu konsentrasi AB Mix. Perlakuan terdiri atas tiga taraf konsentrasi, yaitu ½ kali, 1 kali, dan 2 kali konsentrasi AB Mix. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak enam kali, sehingga total terdapat 18 unit percobaan. Hasil analisis menunjukkan 2 kali konsentrasi AB Mix menunjukkan peningkatan yang siginfikan sebesar 107% dibandingkan dengan ½ kali konsentrasi AB Mix umur 4 minggu setelah semai (MSS). Tanaman jagung mengalami pertumbuhan dan hasil dengan baik pada perlakuan 2 kali konsentrasi AB Mix seperti ditunjukkan oleh parameter pengamatan tinggi tanaman, bobot basah tajuk umur 4MSS,bobotbasah akar 3-4MSS,danbobot basahtotal4MSS.Perlakuan 2 kali konsentrasi AB Mix adalah perlakuan terbaik dalam budidaya tanaman jagung (Zea mays L.) secara hidroponik hingga umur 4 MSS. Perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait pengaruh konsentrasi AB Mix dengan berbagai varietas tanaman jagung dari aspek fisiologi hingga bobot panen jagung.
Copyrights © 2025