Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Arthropod diversity in three different habitats around Sumbawa University Of Technology, Sumbawa, NTB Fikri, Galih El; Arrufitasari, Putri Nur
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v7i1.18182

Abstract

Arthropods have an important role in a habitat and food chain cycle. Identification of arthropod species abundance and diversity is done as a biological indicator of the environment. The aim of the research is determine the diversity and community structure of soil arthropods in various habitats and provide information on environmental quality caused by human activities around the campus of Sumbawa University of Technology. This research was conducted in three locations in the area around the Sumbawa University of Technology, Batu alang village, Moyo Hulu sub-district, Sumbawa district. The three locations include hillsides, campus areas and corn fields. Sampling of soil arthropods using the pitfall trap technique. Data on abundance, species richness, diversity, Calculation of the Index of Importance (INP) and diversity value (H') was analized by Excel. The results of Arthropod identification found a total of 2083 individuals consisting of 20 families and 8 Arthropod orders. The three sites showed that the abundance of arthropods in campus area was the highest at (212.75 ± 9.54) Arthropod species richness in corn field was the highest at 2.67 ± 0.4 Arthropod diversity (H’) in hilside was the highest at (3.23 ± 0.16). Campus area and corn field which have higher similarity.
HIDROPONIK SOLUSI PERTANIAN MODERN TERKINI DI DESA KETINDAN RT 4 KABUPATEN MALANG Sutanto, Oentari Prilaningrum; Arrufitasari, Putri Nur; Hidayatullah, Careca Sepdihan Rahmat; Handini, Aline Sisi
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i2.6583

Abstract

Desa Ketindan berada di wilayah Kecamatan Lawang Kabupaten Malang dengan ketinggian rata-rata 600 mdpl. Desa Ketindan terdapat didaerah yang sudah padat penduduk menyebabkan keterbatasan ruang lingkup untuk bertanam. Hal ini menjadi fokus untuk pengabdian masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas menjadi produktif salah satunya adalah hidroponik. Sistem hidroponik memiliki banyak keunggulan dengan sistem yang sederhana, potensi ini memberikan harapan untuk masyarakat Desa Ketindan RT 04 dapat mengimplementasikanya. Penerapan hidroponik ini dapat menyalurkan hobi masyarakat perkotaan dalam bercocok tanam dilahan sempit, meningkatkan keasrian dan keindahan serta menjadi peluang usaha sampingan. Metode pelaksanaan pengabdian adalah pemaparan materi, persiapan dan perakitan sistem hidroponik secara sederhana. Hasil yang didapatkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan tentang hidroponik didaerah perkotaan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan hidroponik untuk mendukung kesejahteraan.
Arthropod diversity in three different habitats around Sumbawa University Of Technology, Sumbawa, NTB Fikri, Galih El; Arrufitasari, Putri Nur
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v7i1.18182

Abstract

Arthropods have an important role in a habitat and food chain cycle. Identification of arthropod species abundance and diversity is done as a biological indicator of the environment. The aim of the research is determine the diversity and community structure of soil arthropods in various habitats and provide information on environmental quality caused by human activities around the campus of Sumbawa University of Technology. This research was conducted in three locations in the area around the Sumbawa University of Technology, Batu alang village, Moyo Hulu sub-district, Sumbawa district. The three locations include hillsides, campus areas and corn fields. Sampling of soil arthropods using the pitfall trap technique. Data on abundance, species richness, diversity, Calculation of the Index of Importance (INP) and diversity value (H') was analized by Excel. The results of Arthropod identification found a total of 2083 individuals consisting of 20 families and 8 Arthropod orders. The three sites showed that the abundance of arthropods in campus area was the highest at (212.75 ± 9.54) Arthropod species richness in corn field was the highest at 2.67 ± 0.4 Arthropod diversity (H’) in hilside was the highest at (3.23 ± 0.16). Campus area and corn field which have higher similarity.
Arthropod diversity in three different habitats around Sumbawa University Of Technology, Sumbawa, NTB Fikri, Galih El; Arrufitasari, Putri Nur
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v7i1.18182

Abstract

Arthropods have an important role in a habitat and food chain cycle. Identification of arthropod species abundance and diversity is done as a biological indicator of the environment. The aim of the research is determine the diversity and community structure of soil arthropods in various habitats and provide information on environmental quality caused by human activities around the campus of Sumbawa University of Technology. This research was conducted in three locations in the area around the Sumbawa University of Technology, Batu alang village, Moyo Hulu sub-district, Sumbawa district. The three locations include hillsides, campus areas and corn fields. Sampling of soil arthropods using the pitfall trap technique. Data on abundance, species richness, diversity, Calculation of the Index of Importance (INP) and diversity value (H') was analized by Excel. The results of Arthropod identification found a total of 2083 individuals consisting of 20 families and 8 Arthropod orders. The three sites showed that the abundance of arthropods in campus area was the highest at (212.75 ± 9.54) Arthropod species richness in corn field was the highest at 2.67 ± 0.4 Arthropod diversity (H’) in hilside was the highest at (3.23 ± 0.16). Campus area and corn field which have higher similarity.
Efektivitas Berbagai Konsentrasi AB Mix terhadap Pertumbuhan dan Anatomi Tanaman Jagung (Zea mays L.) dalam Sistem Hidroponik Hidayatullah, Careca Sepdihan Rahmat; Priambodo, Okta Nindita; Sutanto, Oentari Prilaningrum; Arrufitasari, Putri Nur; Handini, Aline Sisi
Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab Vol 8, No 1 (2025): Agroekoteknologi Tropika Lembab Volume 8 Nomor 1 Agustus 2025
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatl.8.1.2025.20367.70-76

Abstract

Tanaman jagung (Zea mays L.) merupakan serealia terbesar dalam persebaran dan produksi yang berguna untuk sumber nutrisi manusia, pakan ternak, dan biofuel di dunia. Upaya peningkatan produksi dan ketahanan pangan jagung terus ditingkatkan dengan cara pemberian pupuk AB Mix yang tepat jenis dan dosis. Selain penggunaan pupuk AB Mix, perlu adanya inovasi dalam hal budidaya yaitu hidroponik sistem apung yang efisien. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi AB Mix terhadap pertumbuhan dan anatomi tanaman jagung (Zea mays L.) pada sistem hidroponik. Percobaan telah dilakukan di dalam greenhouse di di Kebun Cikabayan Bawah, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia dengan ketinggian tempat 234 m dpl. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap Teracak (RAKLT) sederhana dengan satu faktor, yaitu konsentrasi AB Mix. Perlakuan terdiri atas tiga taraf konsentrasi, yaitu ½ kali, 1 kali, dan 2 kali konsentrasi AB Mix. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak enam kali, sehingga total terdapat 18 unit percobaan. Hasil analisis menunjukkan 2 kali konsentrasi AB Mix menunjukkan peningkatan yang siginfikan sebesar 107% dibandingkan dengan ½ kali konsentrasi AB Mix umur 4 minggu setelah semai (MSS). Tanaman jagung mengalami pertumbuhan dan hasil dengan baik pada perlakuan 2 kali konsentrasi AB Mix seperti ditunjukkan oleh parameter pengamatan tinggi tanaman, bobot basah tajuk umur 4MSS,bobotbasah akar 3-4MSS,danbobot basahtotal4MSS.Perlakuan 2 kali konsentrasi AB Mix adalah perlakuan terbaik dalam budidaya tanaman jagung (Zea mays L.) secara hidroponik hingga umur 4 MSS. Perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait pengaruh konsentrasi AB Mix dengan berbagai varietas tanaman jagung dari aspek fisiologi hingga bobot panen jagung.
ANALISIS MUTU TOMAT (Solanum lycopersicum) BERDASARKAN CIRI FISIK DAN KANDUNGAN BIOKIMIA SELAMA PERIODE PENYIMPANAN: ANALYSIS OF TOMATO (Solanum lycopersicum) QUALITY BASED ON PHYSICAL CHARACTERISTICS AND BIOCHEMICAL CONTENT DURING STORAGE PERIOD Sutanto, Oentari Prilaningrum; Sepdihan Rahmat Hidayatullah, Careca; Nur Arrufitasari, Putri; Sisi Handini, Aline
AgriPeat Vol. 26 No. 02 (2025): JURNAL AGRIPEAT Vol. 26 No. 02 September 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/agp.v26i02.22181

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum) merupakan jenis produk hortikultura yang rentan mengalami kerusakan. Tomat termasuk juga buah klimaterik yang akan meningkatkan laju respirasi ketika memasuki fase pematangan karena produksi gas etilen yang akan meningkat. Proses pematangan yang cepat ini akan memberikan pengaruh terhadap metabolisme buah, umur simpan tomat menjadi pendek, dan menurunkan kualitas buah tomat. Untuk mengurangi kerusakan pada buah buah tomat diperlukan kegiatan pascapanen yang tepat untuk menjaga kualitas dari produk hortikultura salah satunya adalah suhu penyimpanan buah tomat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 kali pengulangan. Perlakuan penyimpanan tomat pada suhu ruang (28-29oC) dan suhu rendah (10-12 oC) yang disimpan selama 12 hari. Penelitian ini bertujuan unuk mengevaluasi pengaruh suhu penyimpanan tomat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui mutu dan kualitas tomat pada suhu penyimpanan yang berbeda baik pada uji organoleptik pada karakter fisik maupun karakter fisiologi buah tomat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu penyimpanan rendah dapat menekan pecah warna tomat, menjaga kadar vitamin C dan kadar gula, sedangkan suhu ruang meningkatkan pecah warna tomat skala 5 (merah) dan peningkatan kadar asam buah.
Pelatihan Pembuatan Fruit leather Buah Mangga untuk Meningkatkan Nilai Tambah bagi Kelompok Tani Makmur Sejati di Kecamatan Oro-Oro Ombo Kulon, Pasuruan Arrufitasari, Putri Nur; Simanjuntak, Rich Gemilang; Hidayatullah, Careca Sepdihan Rahmat
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v2i1.13

Abstract

Kecamatan Oro-Oro Ombo Kulon, Pasuruan, memiliki potensi produksi mangga gadung yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan segar tanpa pengolahan nilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan kelompok wanita tani Makmur Sejati melalui pelatihan pembuatan fruit leather mangga. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, koordinasi dengan mitra, penyuluhan gizi dan teknologi pengolahan, serta praktik pembuatan fruit leather menggunakan bahan seperti mangga matang, gula pasir, asam sitrat, mentega, dan nutrigel. Proses pembuatan dilakukan mulai dari penghalusan buah hingga pengeringan bertahap pada suhu 120°C dan 90°C untuk menghasilkan tekstur elastis dan rasa optimal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah mangga menjadi produk olahan yang bernilai jual tinggi. Produk dikemas vakum untuk memperpanjang umur simpan dan diberi label sebagai identitas dagang. Pelatihan ini berkontribusi pada diversifikasi produk pertanian, membuka peluang usaha baru, dan diharapkan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.