Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Evaluasi Kultivar Apel dan Zat Pengatur Tumbuh (Sitokinin-Auksin) Terhadap Tingkat Keberhasilan Eksplan Apel Secara In Vitro: Evaluation of Apple Cultivars and Growth Regulators (Cytokinin-Auxin) on The Success Rate of Apple Explants In Vitro Hidayatullah, Careca Sepdihan Rahmat; Santoso, Untung; Nursandi, Fatimah; Simanjuntak, Rich Gemilang; Priliraningrum, Oentari
Agrocentrum Vol. 2 No. 2 (2024): Agrocentrum
Publisher : Agriculture Faculty - UPN "Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrocentrum.v2i2.45

Abstract

Successful in vitro propagation can support the provision of large, fast and highquality apple seeds. Growth regulators commonly used in culture techniques are cytokinins and auxins. the addition of 4 ppm BAP to the culture media can increase the lipid content and biomass 1.26 times higher in microalgae. This study aims to evaluate the ability of apple cultivars and the growth regulators BAP (Benzyl amino purine) and IAA (Indole acetic acid) to regenerate apple shoots in vitro. The experimental design used RAK (randomized block design) 2 factors. The first factor was shoots from four apple cultivars, namely Fuji, Red delicious, gala, and manalagi. The media used were 1) MS + 3 mg/L BAP + 0.2 mg/L IAA, 2) MS + 6 mg/L BAP + 0.2 mg/L IAA, 3) MS + 3 mg/L BAP + 0.3 mg/L IAA, and 4) MS + 6 mg/L BAP + 0.3 mg/L IAA. Based on the percentage of live explants, apple shoots show a relatively high level of success in the Fuji apple cultivar for all BAP-IAA growth regulator compositions, namely 3 mg/L BAP + 0.2 mg/L IAA, 6 mg/L BAP + 0.2 mg/L IAA, 3 mg/L BAP + 0.3 mg/L IAA, and 6 mg/L BAP + 0.3 mg/L IAA. Apple cultivars and growth regulators did not show a significant effect on the percentage of live explants, green color of shoots, explant contamination and number of leaves. There is a need for further studies regarding the type of explant with the right type of cytokinin hormone to regenerate green shoots more optimally.
STUDI KANDUNGAN CAPSAISIN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) AKIBAT PEMBERIAN MUTAGEN KIMIA EMS (ETHYL METHANE SULFONATE) Arrufitasari, Putri Nur; Fikri, Galih El; Handini, Aline Sisi; Sutanto, Oentari Prilaningrum; Hidayatullah, Careca Sepdihan Rahmat
AGRICA Vol. 18 No. 1 (2025): June
Publisher : Agriculture Faculty of Flores University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/agr.v18i1.5678

Abstract

Chili pepper (Capsicum frutescens L.) is an important horticultural commodity in Indonesia with high economic value, primarily due to its capsaicin content, which provides its distinctive pungency and health benefits. This study aimed to evaluate the effect of Ethyl Methane Sulfonate (EMS) as a chemical mutagen agent on capsaicin content in the leaves and stems of three local chili pepper genotypes. The research was conducted using a two-factor Completely Randomized Design (CRD) with three replications, consisting of EMS concentrations (0.00%, 0.01%, 0.02%, and 0.04%) and three chili pepper genotypes. Mutation treatment was carried out by soaking seeds in EMS solution for six hours. Capsaicin content was analyzed using spectrophotometry at a wavelength of 280 nm. The results showed that EMS treatment had no significant effect on capsaicin content in either leaves or stems across all genotypes. However, there was a tendency for increased capsaicin content in certain treatment combinations, particularly at EMS concentrations of 0.01%. This suggests that EMS treatment at specific concentrations may induce physiological changes associated with capsaicin production.
HIDROPONIK SOLUSI PERTANIAN MODERN TERKINI DI DESA KETINDAN RT 4 KABUPATEN MALANG Sutanto, Oentari Prilaningrum; Arrufitasari, Putri Nur; Hidayatullah, Careca Sepdihan Rahmat; Handini, Aline Sisi
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i2.6583

Abstract

Desa Ketindan berada di wilayah Kecamatan Lawang Kabupaten Malang dengan ketinggian rata-rata 600 mdpl. Desa Ketindan terdapat didaerah yang sudah padat penduduk menyebabkan keterbatasan ruang lingkup untuk bertanam. Hal ini menjadi fokus untuk pengabdian masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas menjadi produktif salah satunya adalah hidroponik. Sistem hidroponik memiliki banyak keunggulan dengan sistem yang sederhana, potensi ini memberikan harapan untuk masyarakat Desa Ketindan RT 04 dapat mengimplementasikanya. Penerapan hidroponik ini dapat menyalurkan hobi masyarakat perkotaan dalam bercocok tanam dilahan sempit, meningkatkan keasrian dan keindahan serta menjadi peluang usaha sampingan. Metode pelaksanaan pengabdian adalah pemaparan materi, persiapan dan perakitan sistem hidroponik secara sederhana. Hasil yang didapatkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan tentang hidroponik didaerah perkotaan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan hidroponik untuk mendukung kesejahteraan.
Efektivitas Berbagai Konsentrasi AB Mix terhadap Pertumbuhan dan Anatomi Tanaman Jagung (Zea mays L.) dalam Sistem Hidroponik Hidayatullah, Careca Sepdihan Rahmat; Priambodo, Okta Nindita; Sutanto, Oentari Prilaningrum; Arrufitasari, Putri Nur; Handini, Aline Sisi
Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab Vol 8, No 1 (2025): Agroekoteknologi Tropika Lembab Volume 8 Nomor 1 Agustus 2025
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatl.8.1.2025.20367.70-76

Abstract

Tanaman jagung (Zea mays L.) merupakan serealia terbesar dalam persebaran dan produksi yang berguna untuk sumber nutrisi manusia, pakan ternak, dan biofuel di dunia. Upaya peningkatan produksi dan ketahanan pangan jagung terus ditingkatkan dengan cara pemberian pupuk AB Mix yang tepat jenis dan dosis. Selain penggunaan pupuk AB Mix, perlu adanya inovasi dalam hal budidaya yaitu hidroponik sistem apung yang efisien. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi AB Mix terhadap pertumbuhan dan anatomi tanaman jagung (Zea mays L.) pada sistem hidroponik. Percobaan telah dilakukan di dalam greenhouse di di Kebun Cikabayan Bawah, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia dengan ketinggian tempat 234 m dpl. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap Teracak (RAKLT) sederhana dengan satu faktor, yaitu konsentrasi AB Mix. Perlakuan terdiri atas tiga taraf konsentrasi, yaitu ½ kali, 1 kali, dan 2 kali konsentrasi AB Mix. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak enam kali, sehingga total terdapat 18 unit percobaan. Hasil analisis menunjukkan 2 kali konsentrasi AB Mix menunjukkan peningkatan yang siginfikan sebesar 107% dibandingkan dengan ½ kali konsentrasi AB Mix umur 4 minggu setelah semai (MSS). Tanaman jagung mengalami pertumbuhan dan hasil dengan baik pada perlakuan 2 kali konsentrasi AB Mix seperti ditunjukkan oleh parameter pengamatan tinggi tanaman, bobot basah tajuk umur 4MSS,bobotbasah akar 3-4MSS,danbobot basahtotal4MSS.Perlakuan 2 kali konsentrasi AB Mix adalah perlakuan terbaik dalam budidaya tanaman jagung (Zea mays L.) secara hidroponik hingga umur 4 MSS. Perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait pengaruh konsentrasi AB Mix dengan berbagai varietas tanaman jagung dari aspek fisiologi hingga bobot panen jagung.
ANALISIS MUTU TOMAT (Solanum lycopersicum) BERDASARKAN CIRI FISIK DAN KANDUNGAN BIOKIMIA SELAMA PERIODE PENYIMPANAN: ANALYSIS OF TOMATO (Solanum lycopersicum) QUALITY BASED ON PHYSICAL CHARACTERISTICS AND BIOCHEMICAL CONTENT DURING STORAGE PERIOD Sutanto, Oentari Prilaningrum; Sepdihan Rahmat Hidayatullah, Careca; Nur Arrufitasari, Putri; Sisi Handini, Aline
AgriPeat Vol. 26 No. 02 (2025): JURNAL AGRIPEAT Vol. 26 No. 02 September 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/agp.v26i02.22181

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum) merupakan jenis produk hortikultura yang rentan mengalami kerusakan. Tomat termasuk juga buah klimaterik yang akan meningkatkan laju respirasi ketika memasuki fase pematangan karena produksi gas etilen yang akan meningkat. Proses pematangan yang cepat ini akan memberikan pengaruh terhadap metabolisme buah, umur simpan tomat menjadi pendek, dan menurunkan kualitas buah tomat. Untuk mengurangi kerusakan pada buah buah tomat diperlukan kegiatan pascapanen yang tepat untuk menjaga kualitas dari produk hortikultura salah satunya adalah suhu penyimpanan buah tomat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 kali pengulangan. Perlakuan penyimpanan tomat pada suhu ruang (28-29oC) dan suhu rendah (10-12 oC) yang disimpan selama 12 hari. Penelitian ini bertujuan unuk mengevaluasi pengaruh suhu penyimpanan tomat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui mutu dan kualitas tomat pada suhu penyimpanan yang berbeda baik pada uji organoleptik pada karakter fisik maupun karakter fisiologi buah tomat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu penyimpanan rendah dapat menekan pecah warna tomat, menjaga kadar vitamin C dan kadar gula, sedangkan suhu ruang meningkatkan pecah warna tomat skala 5 (merah) dan peningkatan kadar asam buah.
OPTIMASI PERTUMBUHAN VEGETATIF BIBIT Dendrobium lasianthera MELALUI APLIKASI PACLOBUTRAZOL PADA FASE AKLIMATISASI Aline Sisi Handini; Diny Dinarti; Putri Nur Arrufitasari; Oentari Prilaningrum Sutanto; Careca Sepdihan Rahmat Hidayatullah
Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture) Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jpp.2026.v10i1.285

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan satu faktor: konsentrasi paclobutrazol. Lima tingkat konsentrasi paclobutrazol digunakan, yaitu 0, 5, 10, 15, dan 20 ppm, dengan lima ulangan untuk setiap perlakuan, menghasilkan 25 unit eksperimen. Setiap unit eksperimen berisi 10 planlet, dengan total tanaman 250 planlet Dendrobium lasianthera. Setiap unit eksperimen diamati pada lima planlet, sehingga total 125 planlet sebagai unit pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi paclobutrazol secara signifikan mengurangi lebar daun pada 6, 7, dan 8 minggu setelah perlakuan (MST). Perlakuan paclobutrazol mengurangi lebar daun, dengan lebar daun terkecil teramati pada konsentrasi 15 ppm, yaitu 0,56 cm pada 8 MST. Aplikasi paclobutrazol menunjukkan respons positif terhadap pertumbuhan bibit anggrek Dendrobium lasianthera. Reaksi positif terhadap aplikasi paclobutrazol ditunjukkan oleh munculnya akar lateral dan diameter sel palisade, serta tidak adanya penghambatan pada panjang daun. Efek positif ini diyakini membuat kondisi tanaman lebih vigor, sehingga meningkatkan potensi kelangsungan hidup dan pertumbuhan bibit anggrek Dendrobium lasianthera setelah aklimatisasi. Dalam pengamatan terhadap panjang daun, jumlah akar, panjang akar, diameter akar, kepadatan, dan diameter sel palisade bahwa aplikasi paclobutrazol tidak memiliki efek yang signifikan.
Membentuk Generasi Hijau: Implementasi P5 Tema Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Pembuatan Ecoenzym dan Pengolahan Sampah Organik oleh Pelajar SMA Negeri 1 Sukatani Sisi Handini, Aline; Madusari, Sylvia; Adistya Putri, Halida; Prilaningrum Sutanto, Oentari; Farida, Naimatul; Sari Putri, Ratna Eka; Gemilang Simanjuntak, Rich
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i1.1301

Abstract

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) diatur dalam Permendikbudristek Nomor 56 Tahun 2022 dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan P5 bertujuan dalam membentuk peserta didik khususnya pada SMA Negeri 1 Sukatani penanaman karakter dari nilai-nilai yang terkandung dalam profil pelajar Pancasila. Salah satu karakter dalam profil pelajar Pancasila yaitu Gaya Hidup Berkelanjutan dengan implemntasi menjaga lingkungan sekitar. Hal ini menjadi fokus untuk pengabdian masyarakat yang akan diadakan yaitu Pembuatan Ecoenzyme dan pengolahan sampah organik yang berkesinambungan dengan profil pelajar Pancasila tersebut. Pengolahan limbah organik ini memiliki banyak keunggulan dan memberikan pemahaman tentang zero waste bagi siswa SMA Negeri 1 Sukatani. Metode pelaksanaan pengabdian adalah pemaparan materi, persiapan maupun pengolahan ecoenzyme dan sampah organik secara langsung. Hasil yang didapatkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan tentang pengolahan limbah organic yang ada dilingkungan sekolah sehingga dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari yang mendukung Gaya Hidup Sehat dari profil pelajar Pancasila