Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh lebih dari 38ÂșC. Sering terjadi pada waktu anak berusia antara 6 bulan sampai 5 tahun. Pengetahuan ibu diperlukan agar tindakan yang diberikan pada anaknya yang mengalami kejang demam dapat sesuai. Dampak positif apabila orang tua terutama ibu mengetahui cara pencegahan kejang demam maka anak dapat segera tertangani dengan tepat. Sebaliknya dampak negatif apabila pengetahuan dan sikap ibu tentang pencegahan kejang demam masih kurang, dan penanganan yang diberikan tidak cepat dan tepat dapat memicu resiko terjadinya kejang demam pada anak balita. Penelitian ini untuk menganalisis Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Dalam Pencegahan Kejang Demam Pada Anak Balita. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan jenis penelitian Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang memiliki anak balita di Puskesmas Menteng Palangka Raya. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Menggunakan uji statistik Chi Square. Berdasarkan hasil uji Chi Square didapatkan p value =0,000 <0,05 maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Pengetahuan Dengan Sikap Ibu dalam Pencegahan Kejang Demam pada Anak Balita di UPT Puskesmas Menteng Palangka Raya.
Copyrights © 2025