Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan sekolah gratis di MTs Darul Aman Medan, implikasinya terhadap kualitas pendidikan, serta tantangan yang dihadapi madrasah dalam menjaga kualitas pendidikan dalam konteks kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan siswa. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan sekolah gratis di MTs Darul Aman Medan diterapkan melalui penghapusan SPP dan penggantian dengan iuran tahunan sebesar Rp250.000, serta peminjaman buku pelajaran, LKS, dan perlengkapan seragam kepada siswa. Implikasi dari kebijakan ini meliputi peningkatan partisipasi siswa, namun tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya pendidikan. Selain itu, terdapat penurunan motivasi guru akibat beban kerja tambahan tanpa kompensasi, evaluasi dan akreditasi yang kurang ketat, terbatasnya kegiatan ekstrakurikuler, serta persepsi masyarakat terhadap penurunan kualitas pendidikan karena status gratis. Kebijakan ini juga memberikan beban finansial bagi pemerintah dan yayasan. Tantangan yang dihadapi madrasah antara lain keterbatasan fasilitas, kurangnya guru berkualifikasi tinggi, perubahan kurikulum, lemahnya kerjasama, serta persaingan dengan sekolah lain.
Copyrights © 2025