Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi followers terhadap konten dakwah yang disampaikan melalui akun Instagram @halimahalaydrus. Dalam era digital, media sosial menjadi ruang strategis dalam menyampaikan pesan keagamaan yang tidak hanya informatif, tetapi juga emosional dan reflektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis, dan teknik pengumpulan data melalui observasi digital, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten dakwah Ustadzah Halimah yang disajikan secara estetis dan personal berhasil membentuk persepsi positif followers dalam tiga aspek: kognitif (pemahaman nilai-nilai Islam), afektif (emosi positif seperti ketenangan dan haru), dan konatif (perubahan sikap dan perilaku keagamaan). Interaksi prasosial antara dai dan audiens juga berperan penting dalam membangun kedekatan spiritual di ruang digital. Temuan ini memperkuat relevansi dakwah digital sebagai sarana efektif untuk menyampaikan nilai-nilai Islam yang menyentuh hati dan mendorong transformasi pribadi di kalangan generasi muda pengguna media sosial.
Copyrights © 2025