Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

POLA KADERISASI DA’I HAFIZHUL QUR’AN MA’HAD TAHFIZHUL QUR’AN ISY KARIMA KARANGANYAR Jumroni
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 3 No. 01 (2020): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v3i01.69

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pola kaderisasi da’i hafizh al-Qur’an di Ma’had Tahfizhul Qur’an Isy Karima Karangpandan Karanganyar. Metode Penelitian: Kualitatif. Hasil Penelitian: Pola kaderisasi da’i hafizh al-Qur’an ma’had tahfizhul qur’an Isy Karima menggunakan system sekolah yang memadukan anatara kurikulum kepondokan dan kurikulum DIKNAS serta DEPAG yang berorientasi pada penguasaan kemampuan membaca al-Qur’an dan perangkat ilmu-ilmu yang berkaitan dengannya. Konsentrasi hafalan al-Qur’an menjadi prioritas utama dalam pembinaan santri, dengan menggunakan system setoran hafalan dan muraja’ah (mengulang hafalan) serta metode tasm’i (memperdengarkan hafalan) di rumah majlis ta’lim dan masjid sekitar ma’had. Mengajarkan pokok-pokok ajaran Islam Aqidah dan syari’ah kepada santrinya dan membekali mereka berbagai keterampilan sebagai media pembentukan karakter yang siap menjadi da’i mujahid fisabilillah. Seperti: kegiatan SAPALA (Santri Pecinta Alam) yang memiliki beberapa item yaitu: memanah, berkuda, berenang yang semua itu sebagai bekal dasar da’wah, dan keterampilan pengobatan dan wira usaha.
THE ROLE OF KARAWANG PEDULI FOUNDATION INSTITUTION IN HUMANITARIAN PROGRAMS AGAINST THE PEOPLE OF KAMPUNG CIRENDEU DESA CIPTASARI PANGKALAN KARAWANG DISTRICT: PERAN LEMBAGA KARAWANG PEDULI FOUNDATION DALAM PROGRAM KEMANUSIAAN TERHADAP MASYARAKAT KAMPUNG CIRENDEU DESA CIPTASARI KECAMATAN PANGKALAN KABUPATEN KARAWANG Jumroni; Haq, Iqbal fathul
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v4i2.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran lembaga Karawang Peduli Foundation dalam program kemanusiaan terhadap masyarakat pelosok Kampung Cirendeu Desa Ciptasari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang. Metode Penelitian: Metode yang dipakai dalam penelitian kali ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik analisis data model interaksi Miles & Huberman dengan teori peran lembaga swadaya masyarakat yang dikemukakan oleh Zubaedi. Hasil Penelitian : Peran Karawang Peduli Foundation dalam program kemanusiaan yaitu sebagai fasilitator, pendidik atau educator, perantara atau mediator, dan teknikal. Kesimpulan : Dalam hasil penelitian ini didapatkan bahwa peran lembaga Karawang Peduli Foundation yaitu 1. Sebagai fasilitator yang memberikan stimulasi dan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. 2. Sebagai pendidik yang memberikan pendidikan baik di bidang sosial maupun keagamaan. 3. Sebagai perantara dalam menghubungkan aset kesejahteraan sosial. 4. Sebagai teknikal dalam pengelolaan program peningkatan kesejahteraan sosial. Peran tersebut terdapat pada program kemanusiaan yang dilakukan oleh lembaga Karawang Peduli Foundation terhadap masyarakat pelosok Kampung Cirendeu.
ANALISIS SEMIOTIKA PESAN MORAL DALAM FILM JOKOWI Ishmatun Nisa; Jumroni; Tantan Hermansah
Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Jokowi film is a fictional film based on Jokowi's childhood life, a poor child who wants to change his life until he becomes the mayor of Solo, then governor of DKI Jakarta, and now is the president of the Republic of Indonesia. Where the story of his childhood life contains many moral messages which are intended for all levels of society, especially young people. The purpose of this research is to know and understand the representations, objects, and interpretants contained in Jokowi's film. The theory used is the theory of Charles Sanders Pierce. The methodology used in this research is semiotic analysis. This research produces a moral message from the signs contained in Jokowi's film. The five scenes contain moral messages that can be emulated for children so that they instill noble qualities or morals in them. As well as being able to become a better person to achieve a glorious future. The resulting moral messages are: preserving Indonesian culture, remembering God, helping each other, religious identity, tolerance and harmony between religious communities, do not take and accept bribes, be diligent and tenacious in achieving success, and be grateful for life
Strategy to Strengthen the Income of Forest Farmers' Group on Coffee Commodities in Mekakau Ilir District, South OKU Regency Jumroni; Munajat, Munajat; Permata Sari, Fifian
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v8i3.436

Abstract

This study aims to determine strategies for increasing the income of coffee farmers in Mekakau Ilir District, OKU Selatan Regency. The quantitative analysis used in this research is regression analysis. The results of this study in the form of a strategy to increase coffee farmers' income based on internal and external results showed that the main strategies are optimizing weaknesses and overcoming various threats by reducing land conversion by providing capital, reactivating Gapoktan, optimizing fertilizer use, overcoming the problem of increasing input prices to increase cooperation between extension workers and Gapoktan in Mekakau Ilir District, OKU Selatan Regency.
METODE DAKWAH PESANTREN DARUSH SHOLIHIN DALAM MENGUBAH KEBIASAAN MASYARAKAT DI GUNUGKIDUL Wisnu Handoko; Jumroni
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v7i2.293

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui metode dakwah Pondok Pesantren Darus Sholihin dalam mengubah kebiasaan masyarakat di Gunung Kidul. Metode Penelitian: Kualitatif. Hasil Penelitian: Dalam dakwahnya, Pondok Pesantren Darus Sholihin menerapkan metode dakwah dengan pendekatan kepada tokoh masyarakat dan agama, pemberdayaan sumber daya masyarakat, serta pendistribusian bantuan sosial sebagai implementasi metode al-hikmah. Selain itu, mereka menyesuaikan bahasa, pakaian, memilih untuk tidak mengambil banyak jadwal di luar Gunung Kidul, dan memilih untuk tetap tinggal sebagai bentuk al-mau'idzatul hasanah. Pondok pesantren ini juga mengadakan kajian agama dan diskusi sebagai bentuk dakwah mujadil bi-allati hiya ahsan. Kesimpulan: Metode dakwah yang digunakan oleh Pondok Pesantren Darus Sholihin dalam mengubah kebiasaan masyarakat di Gunung Kidul meliputi metode al-hikmah, al-mau'idzatul hasanah, dan mujadil bi-allati hiya ahsan.
Narasi Transformasi Iman dalam Episode Cahaya untuk Indonesia: Analisis Strategi Dakwah Visual Habib Ja’far dan Mega Salsabil di YouTube Anisya Rahma; Fakhri Putra; Ja’far Az Zarkasyi; Jumroni
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi naratif dalam episode program Cahaya untuk Indonesia bersama Mega Salsabil yang ditayangkan di YouTube. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana narasi luka masa muda dan kebangkitan iman dibangun melalui pendekatan visual, audio, dan dialog reflektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, serta memanfaatkan teori narasi religius, komunikasi transformasional, resonansi emosional, dan budaya visual. Data dikumpulkan melalui observasi tayangan video, dokumentasi visual-audio, dan analisis komentar audiens selama 60 menit awal episode. Dengan teknik wawancara yang emosional, simbol cahaya sebagai representasi spiritual, dan penggunaan musik latar untuk memperkuat suasana batin. Respons audiens memperlihatkan keterhubungan emosional yang kuat, yang membuktikan bahwa dakwah digital berbasis pengalaman personal dan visual mampu menciptakan resonansi spiritual yang mendalam. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan dakwah digital yang lebih humanis, reflektif, dan estetis dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman di era media baru.
Analisis Strategi Gibran Rakabuming dalam Video Manifesto Bonus Demografi di Youtube Amelia Fahra Anggraini; Annisa Putri Salsabila; Yasin Ibadurrahman; Jumroni
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1504

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi politik Gibran Rakabuming dalam video manifesto bonus demografi yang diunggah di YouTube. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta teori komunikasi politik Harold D. Lasswell dan teori kesan pertama (first impression), penelitian ini mengkaji bagaimana narasi, visual, simbol, dan bahasa digunakan dalam video tersebut membentuk citra kepemimpinan Gibran sebagai representasi generasi muda. Temuan menunjukkan bahwa Gibran secara sadar membingkai dirinya melalui pesan visual dan naratif yang menyentuh isu strategis bonus demografi menggunakan gaya bahasa yang inklusif, simbol nasionalisme, serta musik latar untuk memperkuat emosi dan persuasi. Meski strategi ini terbukti membentuk kesan positif bagi sebagian audiens, tanggapan yang muncul menunjukkan bahwa komunikasi politik bersifat tidak linier dan sangat dipengaruhi oleh latar belakang ideologis audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi politik digital memerlukan strategi yang adaptif, kreatif, dan mampu membangun kedekatan emosional dengan target audiens, khususnya ke generasi muda.
Griefing emotions on Facebook wall: a visual multimodal dialogue from a semiotic technology perspective Nasrullah, Rulli; Kontu, Study Rizal L.; Murodi; Jumroni; Musyarrofah, Umi; Adi, Wasono
KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 19 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Dakwah UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/komunika.v19i2.13067

Abstract

The expression of grief has shifted from traditional face-to-face rituals to digital spaces. Social media provides features such as emojis, stickers, and GIFs, enabling users to express mourning visually and symbolically. This phenomenon illustrates how cultural and religious practices are transformed through technological mediation. The study aims to analyze how multimodal dialogue represents grief on Facebook and how meaning is constructed in digital mourning practices. The research applies a social semiotic approach with a semiotic technology method. Data were collected from grief-related posts and comments on the Facebook account @endah.sucipto. The analysis focused on two models of interaction: system–user and user–user. Each textual and visual element was examined through multimodal content analysis and interpreted using semiotic theory. The findings show that expressions of grief appear in three dominant forms: condolences, Qur’anic verses, and prayers for the deceased. Users also rely on emojis, reaction icons, stickers, and images to strengthen emotional expression. These multimodal practices integrate religious traditions and digital symbols, creating hybrid forms of mourning in online communities. Visual features such as GIFs and stickers are substitutes for nonverbal cues and add affective value to brief textual comments. This study contributes to communication and cultural studies by showing how social media functions as both a technological medium and a cultural arena. The results highlight the role of digital semiotics in rearticulating cultural symbols of grief. Future research may expand this inquiry by comparing digital mourning practices across platforms and cultural contexts.
Strategy to Strengthen the Income of Forest Farmers' Group on Coffee Commodities in Mekakau Ilir District, South OKU Regency Jumroni; Munajat, Munajat; Permata Sari, Fifian
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v8i3.436

Abstract

This study aims to determine strategies for increasing the income of coffee farmers in Mekakau Ilir District, OKU Selatan Regency. The quantitative analysis used in this research is regression analysis. The results of this study in the form of a strategy to increase coffee farmers' income based on internal and external results showed that the main strategies are optimizing weaknesses and overcoming various threats by reducing land conversion by providing capital, reactivating Gapoktan, optimizing fertilizer use, overcoming the problem of increasing input prices to increase cooperation between extension workers and Gapoktan in Mekakau Ilir District, OKU Selatan Regency.Contribution to Sustainable Development GoalsSDG 1: No PovertySDG 2: Zero HungerSDG 8: Decent Work and Economic GrowthSDG 12: Responsible Consumption and ProductionSDG 15: Life on Land
ADAB BER -MEDSOS DALAM PERSPEKTIF IBNU ‘ASYUR DAN BUYA HAMKA (KAJIAN ANALISIS TAFSIR QS AL-HUJURAT AYAT 06-08) Jumroni
Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v8i2.390

Abstract

This study aims to examine the adab of conveying and receiving news in Q.S. Al-Hujurat verses 6-8 according to the perspectives of Ibn 'Asyur and Buya Hamka's interpretations, as well as to analyse its relevance to social media users. This research is a library-based study. The author employs a qualitative descriptive method with a thematic exegesis approach. The findings from both exegetes emphasise the importance of etiquette, tabâyun (verification), which is part of Islamic etiquette, and avoiding evil. These values of goodness need to be applied by social media users, as social media has now become a favourite space for interaction among the general public.