Toxic positivity adalah fenomena psikologis yang ditandai oleh penekanan berlebihan pada pemikiran positif dan penolakan atau peremehan emosi negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak toxic positivity terhadap kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara kepada tiga orang mahasiswa. Data yang didapatkan dianalisis melalui tiga tahap yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan informan yang sering menekan atau mengabaikan emosi seperti kemarahan, kekecewaan, dan kesedihan dapat menimbulkan ketidaknyamanan, sehingga muncul perasaan tidak berdaya, marah, dan kecewa kepada diri sendiri karena tidak mampu meregulasi/mengungkapkan emosi yang dirasakan. Toxic positivity yang terus menerus terjadi berdampak pada kesehatan mental seperti stres dan kecemasan. Selain itu muncul juga dampak lain seperti psikosomatis, overthinking, dan tidak percaya diri.
Copyrights © 2025