Deteksi banjir berbasis citra satelit memainkan peran krusial dalam manajemen risiko bencana, terutama di wilayah rawan seperti Kota Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Otsu Thresholding dalam mendeteksi kejadian banjir menggunakan citra Synthetic Aperture Radar (SAR) dari Sentinel-1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan membandingkan hasil deteksi dari data citra satelit terhadap data observasi lapangan yang mencakup 87 kejadian banjir yang terdokumentasi di Surakarta. Metode Otsu Thresholding diterapkan untuk mengklasifikasikan area banjir, dan hasil klasifikasi tersebut kemudian divalidasi dengan data lapangan guna mengukur tingkat deteksi (recall). Hasil analisis menunjukkan bahwa 68 dari 87 kejadian banjir berhasil terdeteksi, menghasilkan nilai recall sebesar 78,16%. Temuan ini menegaskan bahwa metode Otsu Thresholding cukup efektif dalam mendeteksi banjir berskala sedang hingga besar, namun memiliki keterbatasan dalam mengidentifikasi banjir kecil atau kurang intens. Implikasi dari studi ini menunjukkan bahwa integrasi data SAR dan algoritma klasifikasi sederhana dapat dioptimalkan untuk meningkatkan sistem peringatan dini dan pemantauan banjir secara real-time di kawasan perkotaan. Penelitian lanjutan disarankan untuk menggabungkan metode ini dengan data multitemporal dan teknik pembelajaran mesin guna meningkatkan akurasi dan sensitivitas terhadap variasi kejadian banjir.
Copyrights © 2025