CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
Vol. 5 No. 3 (2025)

ANALISIS MODEL MANAJEMEN KORIDOR EKOLOGI TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN SALAK

Situmorang, Marningot Tua Natalis (Unknown)
Noviana, Linda (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Aug 2025

Abstract

This research is motivated by habitat fragmentation in Mount Halimun Salak National Park (TNGHS), which threatens the biodiversity and ecological function of its connecting corridors. The gap between the theoretical focus on corridor design and the lack of practical management guidance in the field, particularly amidst high human activity pressures, drives the urgency of this study. Therefore, this research focuses on analyzing various ecological corridor management models and formulating an adaptive and relevant framework for TNGHS. This research employed library research with a qualitative descriptive-analytical approach. Secondary data from various scientific literature were systematically analyzed using qualitative synthesis and thematic analysis techniques to identify best practices. Key findings indicate that effective corridor management must go beyond physical design and integrate the mitigation of artificial barriers, riparian zone management, and integrated agricultural and settlement management. It concludes that the TNGHS corridor management model must be holistic, incorporating agroecological principles, multi-stakeholder collaboration, and an understanding of animal movement ecology to ensure long-term landscape connectivity amidst complex socio-economic dynamics. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh fragmentasi habitat di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yang mengancam keanekaragaman hayati dan fungsi ekologis koridor penghubungnya. Adanya kesenjangan antara fokus teori pada desain koridor dan minimnya panduan pengelolaan praktis di lapangan, terutama di tengah tekanan aktivitas manusia yang tinggi, mendorong urgensi studi ini. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk menganalisis berbagai model manajemen koridor ekologi dan merumuskan kerangka kerja yang adaptif dan relevan bagi TNGHS. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Data sekunder dari berbagai literatur ilmiah dianalisis secara sistematis menggunakan teknik sintesis kualitatif dan analisis tematik untuk mengidentifikasi praktik terbaik. Temuan utama menunjukkan bahwa pengelolaan koridor yang efektif harus melampaui desain fisik dan mengintegrasikan mitigasi hambatan buatan, manajemen zona riparian, serta pengelolaan pertanian dan pemukiman secara terpadu. Disimpulkan bahwa model manajemen koridor TNGHS harus bersifat holistik, menggabungkan prinsip agroekologi, kolaborasi multi-pemangku kepentingan, dan pemahaman ekologi pergerakan hewan untuk memastikan konektivitas lanskap jangka panjang di tengah dinamika sosial-ekonomi yang kompleks.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

cendekia

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu ...