Penelitian ini bertujuan agar masyarakat dapat dengan mudah mengetahui tentang terjemahan Isim Tafdhil. Penelitian ini berbentuk tinjauan pustaka, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menjelaskan kajian ilmu nahwu, yaitu terjemahan isim tafdhil. Metode yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data adalah dengan membaca literatur mengenai penerjemahan isim tafdhil dari berbagai sumber. Jadi di sini dapat disimpulkan bahwa terjemahan berarti: (1) Mempelajari leksikon, struktur tata bahasa, situasi komunikasi dan konteks bahasa sumber. (2) Penerjemahan adalah upaya untuk 'mengganti' teks bahasa sumber dengan teks yang setara dalam bahasa target. (3) Menganalisis teks bahasa sumber untuk menemukan maknanya, dan (4) Mengekspresikan kembali makna yang sama menggunakan leksikon dan struktur tata bahasa yang sesuai dengan bahasa target dan konteks budayanya. Bagi Isim tafdhil sendiri adalah isim musytaq yang berarti "lebih" dengan pola wazan أَفْعَلُ untuk mudzakar dan فُعْلَى untuk muannat. Mufadhal terletak sebelum isim tafdhil sedangkan setelah isim tafdhil disebut mufadhal 'alai
Copyrights © 2024