Laporan tugas akhir ini membahas penerapan narasi ekspositori dalam penulisan naskah video feature berjudul “Makanan yang Terselamatkan, Harapan yang Tersampaikan”. Video ini mengangkat isu sampah makanan, khususnya di Bandung, dan memperkenalkan Food Bank Bandung sebagai solusi inovatif. Penulis berperan sebagai penulis naskah yang bertanggung jawab untuk menyiapkan narasi cerita yang disampaikan dalam video melalui penerapan tipe narasi ekspositori agar pesan dan informasi yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh audiens. Penulisan naskah menggunakan narasi ekspositori dengan struktur tiga babak, yaitu pendahuluan, pembahasan, dan kesimpulan. Pendahuluan menggambarkan kontras antara melimpahnya pilihan kuliner di Bandung dengan fenomena kelebihan makanan yang terbuang, diperkuat dengan data sampah makanan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung. Bab pembahasan merinci awal mula Food Bank Bandung, tantangan yang dihadapi, serta proses pengumpulan makanan, penyiapan makanan, dan pendistribusian makanan yang dilakukan oleh organisasi, didukung oleh wawancara dengan narasumber terkait. Akhirnya, bab penutup menyoroti dampak positif kegiatan Bank Makanan Bandung terhadap para penerima manfaat, anak-anak Yayasan Bagea, dan menyampaikan pesan untuk mengurangi sampah makanan. Judul karya ini mencerminkan makna bahwa kelebihan makanan yang telah diselamatkan menjadi harapan bagi para penerima manfaat.
Copyrights © 2025