Penelitian ini membahas tentang representasi perubahan sosial Masyarakat Jepang pasca perang dunia II dalam film 三丁目の夕(SANCHOME NO YUUHI) dan男はつらいよ (OTOKO WA TSURAIYO) yang bertujuan untuk menjelaskan Perubahan-perubahan Sosial Masyarakat Jepang Pasca Perang Dunia II dengan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan semiotika yang dikembangkan oleh C.S Pierce dengan mengkategorikan tanda sebagai indeks. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perubahan sosial pada masyarakat Jepang setelah perang dunia II yaitu: 1) perubahan dalam beraktifitas. Perubahan beraktifitas dipengaruhi dengan munculnya tiga harta keramat (televisi, mesin cuci, dan mesin pendingin atau kulkas) 2) perubahan sistem keluarga dari sistem keluarga tradisional ie menuju sistem keluarga inti. 3) perubahan bertrasportasi seperti maraknya penggunaan kendaraan mobil dan kereta mulai ditinggalkan, 4) perubahan dalam bersikap seperti gaya bicara dan tindakan ketika makan . Adapun perbedaan Dua Seri Film 三丁目の夕 (SANCHOME NO YUUHI) dan Seri Film 男はつらいよ (OTOKO WA TSURAIYO) dalam merepresentasikan perubahan sosial yaitu dari segi sikap masarakat dan penggunaan tiga harta keramat. Meskipun keduanya memiliki latar pasca perang dunia II, keduanya memiliki nuansa kehidupan sosial yang berbeda baik dari segi visual dan karakteristik tokohnya. Hasil dari penelitian ini dapat memberikan pemahaman mendalam tentang film yang dapat menjadi media representasi sosial dan menjadi cerminan Sejarah dan kebudayaan negara Jepang.
Copyrights © 2025