jurnal niara
Vol. 18 No. 2 (2025): September

Evaluasi Kebijakan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan  Provinsi Sumatera Barat 2014-2024

Arifandi, Ridho (Unknown)
Hendri Koeswara (Unknown)
Desna Aromatica (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Sumatera Barat 2014-2024, dengan fokus pada potensi dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan wawancara semi-terstruktur dengan pemangku kepentingan kunci dan analisis dokumentasi untuk mengumpulkan data yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Sumatera Barat memiliki potensi pariwisata yang besar, tantangan seperti infrastruktur yang belum memadai, kurangnya kolaborasi antara pemangku kepentingan, dan strategi pemasaran yang tidak efektif menghambat pengembangan sektor ini. Kesimpulan dari evaluasi ini menekankan pentingnya investasi dalam infrastruktur, peningkatan keterlibatan masyarakat lokal, serta pemanfaatan teknologi digital untuk promosi, guna menciptakan pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi masyarakat. Pengukuran evaluasi kebijakan RIPPARPROV 2014-2024 melalui pendekatan komprehensif yang mencakup input, process, output, dan outcomes. Hasil evaluasi menunjukkan keberhasilan implementasi kebijakan yang tercermin dari peningkatan data kuantitatif seperti jumlah kunjungan wisatawan dan pendapatan daerah, serta aspek kualitatif berupa partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Sumatera Barat

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

nia

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral ...