Kawasan heritage Benteng Marlborough di Kota Bengkulu memiliki peranan strategis sebagai simbol identitas kota, namun saat ini mengalami degradasi fisik dan keterbatasan aktivitas sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan merancang strategi revitalisasi kawasan heritage sebagai upaya penguatan identitas kota melalui pendekatan perencanaan kota berkelanjutan. Metode studi kasus kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis spasial berbasis GIS untuk memetakan kondisi dan potensi kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan memiliki potensi besar untuk pengembangan ruang terbuka publik, jalur pedestrian, serta ekonomi kreatif lokal yang didukung partisipasi masyarakat. Strategi revitalisasi yang diusulkan meliputi konservasi fisik bangunan heritage, pengembangan ruang publik yang nyaman, peningkatan fungsi sosial-ekonomi, dan pelibatan aktif masyarakat sebagai pemangku kepentingan. Pendekatan holistik ini diharapkan tidak hanya melestarikan nilai sejarah tetapi juga meningkatkan keberlanjutan sosial dan ekonomi kawasan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengelolaan kawasan heritage dan menjadi referensi penting dalam pengembangan identitas kota Bengkulu yang berkelanjutan.
Copyrights © 0000