Perkembangan teknologi dalam era globalisasi menghadirkan peluang serta tantangan bagi setiap sektor pemerintah, salah satunya Desa. Saat ini desa tidak hanya harus beradaptasi dengan perubahan sosial dan ekonomi di tingkat lokal, namun juga perlu memanfaatkan teknologi guna meningkatkan produktivitas melalui digitalisasi desa. Desa Mojorejo sebagai salah satu desa yang memiliki potensi dalam pengembangan teknologi, memiliki keterbatasan kuantitas dan kualitas sumber daya yang dapat ditinjau melalui sideksel yang tidak aktif sejak tahun 2020. Hal tersebut mengakibatkan proses administrasi dan pelayanan yang berlangsung secara manual dan kurang efisien. Berdasarkan kondisi tersebut, tim merancang pelatihan peningkatan kompetensi standar pelayanan minimal desa berbasis website. Program ini meliputi tahap identifikasi dan pemetaaan masalah sebagai sarana diskusi awal dengan mitra, analisis kompetensi standar pelayanan melalui perancangan ulang sistem, serta pelatihan kompetensi standar pelayanan dengan metode workshop. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman sumberdaya aparatur dalam menjalankan sideksel yang terlihat dari keaktifan dan kebaruan informasi dalam laman website Desa Mojorejo secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendampingan dan penyediaan sumberdaya yang memadai, efektif dalam meningkatkan kompetensi standar pelayanan minimal desa bagi aparatur desa. Temuan ini penting sebagai model rujukan bagi desa lain untuk memanfaatkan potensi dalam membangun digitalisasi desa menuju Smart Village.
Copyrights © 2025