Pada proses pemanenan buah kelapa sawit, pekerja menggunakan tojok konvensional yang dinilai kurang ergonomis, terutama pada bentuk dan ukuran pegangannya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk merancang tojok ergonomis dengan tujuan meningkatkan kenyamanan pekerja saat menaikkan buah sawit ke truk. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan analisis data kuantitatif. Hasil perancangan menghasilkan tojok berbahan stainless steel dengan panjang 120 cm, berat 0,9 kg, lebar pegangan 16 cm, diameter pegangan 2,7 cm, dan panjang mata tojok 21 cm. Pegangan berbentuk T diubah menjadi lebih ergonomis. Evaluasi penggunaan tojok ergonomis dilihat dari perbandingan nilai keluhan Gotrak dan Ergonomics Risk Assesment (ERF) menunjukkan penurunan risiko ergonomis, seperti berkurangnya segmen tubuh berisiko tinggi dari 4 menjadi 1 dan peningkatan segmen tubuh berisiko rendah dari 7 menjadi 8. Skor ERF turun dari 9 menjadi 8, dan potensi bahaya pada leher, bahu, tubuh, dan pergelangan kaki berkurang signifikan, sehingga meningkatkan kenyamanan pekerja.
Copyrights © 2025