Stunting merupakan masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Tingginya angka stunting di wilayah ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kurangnya pengetahuan masyarakat tentang gizi, pola asuh yang tidak optimal, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi alternatif dalam program pengentasan stunting melalui pendekatan berbasis komunitas. Salah satu metode yang diterapkan adalah Emotional-Demonstration, yang menggabungkan edukasi emosional dan demonstrasi langsung untuk meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 50 orang terdiri dari tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, dan kader kesehatan dengan memberikan penyuluhan interaktif, demonstrasi pengolahan makanan bergizi berbasis bahan lokal, serta penguatan peran kader posyandu yang dilaksanakan pada tanggal 7 Juli 2024. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang dan perilaku hidup sehat, yang diikuti oleh penurunan angka stunting pada anak usia di bawah lima tahun. Dengan adanya pendekatan inovatif ini, diharapkan program pengentasan stunting dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung perbaikan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Copyrights © 2025