UMKM camilan khas Madura memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian lokal, namun menghadapi kendala serius pada aspek pengemasan. Kemasan yang masih sederhana menyebabkan produk tidak tahan lama, kurang higienis, dan sulit menembus pasar modern. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui pelatihan dan pendampingan pengemasan produk dengan teknologi vacuum sealer serta penerapan labelisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, meliputi identifikasi masalah, pelatihan teknis, pendampingan praktik, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan signifikan dibandingkan sebelum program. Sebelum intervensi, daya simpan produk rata-rata hanya 3–5 hari, kemasan tidak kedap udara, dan mayoritas tidak memiliki label standar. Setelah pelatihan, daya simpan meningkat menjadi 15–20 hari, kemasan lebih higienis dan menarik, serta seluruh produk dilengkapi label informatif sesuai standar pasar modern. Dampak positif juga terlihat dari peningkatan kepercayaan diri pelaku usaha dan kenaikan penjualan rata-rata hingga 30%. Dengan demikian, penerapan teknologi vacuum sealer dan labelisasi terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, dan membuka akses UMKM camilan khas Madura menuju pasar yang lebih luas.
Copyrights © 2025