Osteoarthritis (OA) lutut merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat, terutama pada kelompok usia lanjut, yang dapat menyebabkan nyeri, penurunan fungsi, dan keterbatasan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini juga ditemukan pada masyarakat Desa Panaikang, di mana sekitar 40–50% warga melaporkan keluhan nyeri lutut saat melakukan aktivitas sehari-hari seperti berdiri lama, berjalan jauh, atau menaiki tangga rumah. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan intervensi fisioterapi berupa latihan stabilisasi pada warga yang mengalami keluhan nyeri lutut akibat OA knee. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung latihan stabilisasi sendi lutut yang dilakukan secara berkelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga mengenai pentingnya latihan stabilisasi serta kemampuan mereka dalam mempraktikkan latihan secara mandiri di rumah. Selain itu, beberapa peserta melaporkan berkurangnya rasa nyeri dan peningkatan toleransi aktivitas sehari-hari setelah mengikuti latihan secara rutin. Kegiatan ini menegaskan pentingnya peran fisioterapi dalam penatalaksanaan OA knee di masyarakat, khususnya melalui latihan stabilisasi yang sederhana, aplikatif, dan dapat dilakukan secara mandiri untuk meningkatkan kualitas hidup.
Copyrights © 2025