Depresi, kecemasan, dan stres kerja menjadi permasalahan pada pekerja dengan konsekuensi terhadap kondisi psikologis, fisik, maupun kinerja. Permasalahan tersebut tidak hanya berdampak pada individu dalam bentuk penurunan motivasi dan produktivitas, tetapi juga berimplikasi pada kerugian perusahaan secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan bahwa isu kesehatan mental di lingkungan kerja perlu mendapatkan perhatian serius agar pekerja mampu mencapai keseimbangan, baik dalam melaksanakan tugas maupun menjaga kualitas hidupnya. PT.X merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yang memproduksi casting dan finish. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan depresi, kecemasan dan stres pada pekerja bagian finishing di PT.X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross sectional deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 75 orang, dengan teknik total sampling, yaitu keseluruhan pekerja bagian finishing. Variabel yang diteliti adalah depresi, kecemasan, dan stres pada pekerja. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner DASS-21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 47 orang (62,7%) mengalami depresi dengan tingkat keparahan normal, 33 orang (44%) mengalami kecemasan dengan tingkat keparahan berat dan sebanyak 40 orang (53,3%) mengalami stres dengan kategori berat.
Copyrights © 2025