Permasalahan transportasi secara umum diawali oleh tingkat pertumbuhan populasi sebagai penduduk baik secara nasional maupun secara lokal memiliki angka pertumbuhan yang cukup memberi pengaruh terhadap permintaan pergerakan berlalulintas. Jumlah penduduk di Mamuju mengalami peningkatan cukup derastis dari tahun 2020 ke 2021. Moda Transportasi berbasis aplikasi makin menjadi primadona dan mulai merambah ke seluruh pelosok daerah di Indonesia tak terkecuali di Kota Mamuju. Penting untuk mengidentifikasi Kinerja Operasional Layanan guna mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk (1) merumuskan model kinerja operasional angkutan umum online dan (2) mengkaji faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kepuasan pengguna di Kota Mamuju. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda menggunakan program SPSS.. Hasil analisis menghasilkan model persamaan regresi sebagai berikut: Y = -3.096 + 0,102X1 + 0,011X2 + 0,261X3 + 0,495X4 + 0,228X5. Berdasarkan model tersebut, ditemukan bahwa faktor Jaminan Keamanan (X4) merupakan variabel yang paling dominan dalam memengaruhi kepuasan pengguna, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien tertinggi sebesar 0,495. Faktor berpengaruh lainnya secara berurutan adalah Kondisi Fisik Sarana (X3) dengan nilai koefisien sebesar 0,261, Kenyamanan (X5) dengan nilai koefisien sebesar 0,228, Kualitas Layanan (X1) dengan nilai koefisien sebesar 0,102, dan Harga/Tarif (X2) dengan nilai koefisien sebesar 0.011. Temuan ini mengindikasikan bahwa rasa aman selama perjalanan adalah prioritas utama yang membentuk kepuasan pengguna layanan transportasi di Kota Mamuju.
Copyrights © 2025