Jalur kereta Bangil–Sidoarjo merupakan jalur vital yang sering mengalami keterlambatan keberangkatan dan kedatangan kereta akibat sistem jalur tunggal. Jalur tunggal ini juga menjadi salah satu faktor dari resiko keselamatan operasional dengan kondisi volume lalu lintas yang padat. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah merencanakan pembangunan jalur ganda. Penelitian ini bertujuan merencanakan jalur ganda baru yang efektif dan perencanaan geometrik jalan rel. Data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu data primer berupa trase dan kondisi jalur rel eksisting yang diperoleh dari survei inventaris dan data sekunder berupa volume traffic kereta sepanjang jalur rel yang diperoleh dari GAPEKA 2025. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif dengan bantuan Microsoft Excel dan OpenRail Designer. Hasil menunjukkan bahwa jalur baru sepanjang 21,483 km yang efektif akan direncanakan sejajar dengan jalur eksisting, dimana jalur ganda dari stasiun Bangil – stasiun Porong akan diletakkan di sisi kiri jalur lama sedangkan jalur ganda dari stasiun Porong – stasiun Sidoarjo diletakkan di sisi kanan jalur lama. Perencanaan geometrik menggunakan OpenRail Designer menghasilkan 17 tikungan horizontal dengan kecepatan rencana 120 km/jam, terdiri dari 16 lengkung tipe SCS dan 1 lengkung tipe FC. Untuk alinyemen vertikal, direncanakan tiga lengkung dengan jari-jari 8000 m sesuai kecepatan rencana yang sama.
Copyrights © 2025