Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN GEOMETRIK JALUR GANDA JALAN REL KERETA API PADA RUAS BANGIL-SIDOARJO Salsabela, Salsabela; Ratnaningsih, Dwi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8237

Abstract

Jalur kereta Bangil–Sidoarjo merupakan jalur vital yang sering mengalami keterlambatan keberangkatan dan kedatangan kereta akibat sistem jalur tunggal. Jalur tunggal ini juga menjadi salah satu faktor dari resiko keselamatan operasional dengan kondisi volume lalu lintas yang padat. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah merencanakan pembangunan jalur ganda. Penelitian ini bertujuan merencanakan jalur ganda baru yang efektif dan perencanaan geometrik jalan rel. Data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu data primer berupa trase dan kondisi jalur rel eksisting yang diperoleh dari survei inventaris dan data sekunder berupa volume traffic kereta sepanjang jalur rel yang diperoleh dari GAPEKA 2025. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif dengan bantuan Microsoft Excel dan OpenRail Designer. Hasil menunjukkan bahwa jalur baru sepanjang 21,483 km yang efektif akan direncanakan sejajar dengan jalur eksisting, dimana jalur ganda dari stasiun Bangil – stasiun Porong akan diletakkan di sisi kiri jalur lama sedangkan jalur ganda dari stasiun Porong – stasiun Sidoarjo diletakkan di sisi kanan jalur lama. Perencanaan geometrik menggunakan OpenRail Designer menghasilkan 17 tikungan horizontal dengan kecepatan rencana 120 km/jam, terdiri dari 16 lengkung tipe SCS dan 1 lengkung tipe FC. Untuk alinyemen vertikal, direncanakan tiga lengkung dengan jari-jari 8000 m sesuai kecepatan rencana yang sama.
Comparison of The Effectiveness of Intermittent and Continuous Pantoprazole Therapy in Peptic Ulcer Disease Bleeding Wirastuti, Ade; Molidia, Sri Rahmat; Salsabela, Salsabela; Anisya, Kharina; Deisberanda, Fortunata Saesarria; Aqsa, Kathina Deswi; Ajwad, Muhammad Nur; Dermawan, Abdurraafi' Maududi; Fakhruddin, Fakhruddin; Rommy, Rommy
Academic Hospital Journal Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ahj.v8i1.115539

Abstract

Background:  Peptic ulcer disease with melena is commonly encountered in clinical practice. Pantoprazole is widely used to control bleeding and heal ulcers, but there is still debate regarding the effectiveness of intermittent bolus administration compared to continuous infusion.Objective: To review and evaluate the literature on the comparative effectiveness of pantoprazole administered via intermittent bolus versus continuous infusion.Methods: This study employed a narrative literature review design. Literature searches were conducted in the PubMed, Google Scholar, ProQuest, and Sage Journals databases for publications from 2020 to 2025 using the keywords: “pantoprazole,” “continuous infusion,” “intermittent bolus,” “effectiveness,” “bleeding,” and “peptic ulcer disease”.Result: Four articles met the inclusion criteria. Two studies reported no significant difference between intermittent bolus and continuous infusion administration. One study found that intermittent bolus administration was associated with a shorter length of stay, whereas another recommended continuous infusion for patients at high risk of upper gastrointestinal bleeding. There was heterogeneity in study design and reported outcomes.Conclusion: There is no significant difference between continuous infusion and intermittent bolus administration of pantoprazole; given the limited number and quality of studies, further research is needed.