Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh pemberdayaan terhadap konflik peran pegawai, (2) menganalisis pengaruh pemberdayaan terhadap ambiguitas peran pegawai, (3) menganalisis pengaruh konflik peran terhadap ambiguitas peran pegawai, (4) menganalisis faktor apa yang paling berpengaruh terhadap konflik peran karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional study. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 50 orang pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2017. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat dengan menggunakan program Statistical Product Service Solution (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemberdayaan tidak berpengaruh langsung terhadap konflik peran pegawai dengan nilai signifikansi 0,479 > 0,05; (2) pemberdayaan mempunyai pengaruh langsung terhadap ambiguitas peran pegawai dengan nilai signifikansi 0,005 < 0,05; (3) konflik peran mempunyai pengaruh langsung terhadap ambiguitas peran pegawai dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05; (4) konflik peran mempunyai pengaruh langsung terhadap ambiguitas peran pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Tahun 2017. Artinya konflik peran dan ambiguitas peran masing-masing berpengaruh terhadap kinerja setiap pegawai. Sehingga pegawai harus lebih berdaya agar tidak terpengaruh lagi dengan kinerjanya
Copyrights © 2025