Di rumah sakit, para perawat dan dokter sering melakukan pemeriksaan Tanda-Tanda Vital (TTV) terhadap pasien untuk mendapatkan informasi klinis yang diperlukan dalam memperkuat diagnosis suatu penyakit dan merencanakan perawatan medis yang tepat. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat rancang bangun vital sign monitor portabel (parameter Elektrokardiograph ( EKG lead II ) & Suhu ).Alat ini didesain portabel agar mudah dibawa kemana-mana, dan hasil monitoring akan ditampilkan pada layar LCD untuk suhu dan grafik EKG yang di tampilkan pada layar monitor. Pendeteksi suhu menggunakan sensor lm35 sedangkan EKG meggunakan sensor AD8232 dan pengontrol rangkaian menggunakan mikrokontroler Atmega328. Alat ini akan berkolaborasi dengan parameter BPM dan SpO2 sehingga meningkatkan kegunaan alat ini dalam pemantauan kesehatan secara keseluruhan dalam satu waktu secara bersamaan..EKG Lead II merekam informasi kondisi jantung dengan memasang elektroda pada tubuh, dan rekaman ini digunakan oleh dokter untuk menganalisis kondisi jantung pasien. Pada perangkat EKG, setiap sinyal yang diakuisisi berasal dari elektroda yang dipasang pada permukaan tubuh. Sinyal EKG mencerminkan aktivitas setiap bagian jantung. Tiap bagian sinyal EKG diberi notasi P, Q, R, S, dan T. Gelombang P terjadi akibat kontraksi atrium yang memompa darah menuju ventrikel. QRS complex terjadi sebagai akibat kontraksi ventrikel yang memompa darah ke seluruh tubuh. Amplitude QRS complex adalah yang paling tinggi karena energi yang dihasilkan paling besar. Gelombang T terjadi karena proses relaksasi ventrikel yaitu ketika kontraksi berakhir dan darah mulai dipompa oleh atrium ke ventrikel .Setiap gelombang pada sinyal EKG mempunyai bentuk dan durasi yang standar. Setiap perubahan bentuk dan perbedaan durasi mengindikasikan kelainan yang terjadi pada jantung seseorang. Dengan menggunakan EKG Lead II, seluruh aktivitas listrik pada otot jantung dapat diamati, memungkinkan untuk diagnosis kelainan jantung Hasil menunjukkan bahwa dalam proses pengambilan data sebanyak 5 kali, dengan setiap orang terdiri dari 3 kali pengambilan data. Pada saat pengambilan data grafik dan suhu Normal. Pada grafik yang di amati adalah gelombang QRS Jantung mempunyai arti fisis dan klinis terhadap kondisi seseorang. Sinyal R merupakan sinyal tertinggi atau merupakan amplitudo bagi gelombang QRS jantung.dan suhu tampil pada LCD 16x2 . Penelitian ini berhasil dirancang dengan menggunakan beberapa komponen sederhana.
Copyrights © 2025