cover
Contact Name
Wayan Somayasa
Contact Email
wayan.somayasa@uho.ac.id
Phone
+6282296009897
Journal Mail Official
wayan.somayasa@uho.ac.id
Editorial Address
Sekretariat : Kompleks Pura Jagadhita Kota Kendari, Jalan Mekar Indah, Kadia, Kec. Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93115
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Bakti Cendekia (Jurnal Ilmiah Multi Disiplin)
ISSN : -     EISSN : 30476658     DOI : -
Bakti Cendekia merupakan jurnal ilmiah tempat mendesiminasikan hasil penelitian atau kajian orginil (asli) pada bidang multidisiplin yang meliputi bidang ilmu dasar (basic sciences), ilmu eksakta terapan seperti rekayasa (teknik), pertanian, teknologi lingkungan, ilmu kesehatan, ilmu pendidikan sert ilmu sosial dan agama. Jurnal ini diterbitkan oleh Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesai (ICHI) Dewan Pimpinan Regional (DPR) Sulawesi Tenggara sebagai media tempat berbagi informasi mengenai hasil riset dan kajian terhadap permasalahan aktual di masyarakat baik pada level regional maupun nasional baik sebagai hasil penelitian mandiri perorangan maupun kolaborasi yang melibatkan berbagai disiplin keahlian. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi sumber rujukan bagi para ilmuwan, praktisi dan cendekiawan dalam upaya pemecahan masalah di masyarakat, menambah wawasan dan kapasitas intelektual maupun sebagai pustaka penelitian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
PROTOTIPE PENGONTROLAN NYALA DAN PADAMNYA LAMPU BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS): PROTOTIPE PENGONTROLAN NYALA DAN PADAMNYA LAMPU Somayasa, Diva Maheswari Nadiguna; Nursalam, Maliqa Naylisa; Taslimah, Inzani Imama; Nafarudin; Sutiari, Desak Ketut; Abidin, Muhammad Zaenal
Bakti Cendekia Vol. 1 No. 1 (2024): Bakti Cendekia
Publisher : Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia Regional Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan IoT (Internet of Things) dalam pengontrolan jarak jauh mampu meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga, menghemat energi listrik sekaligus biaya tagihan listrik, serta meningkatkan keamanan. Salah satu sistem pengontrolan sederhana adalah pengontrolan lampu berbasis IoT yang mampu mengatasi batasan jarak dalam menyalakan ataupun memadamkan lampu. Pada penelitian ini dirancang dan dibangun suatu prototipe pengontrolan lampu berbasis IoT yang mampu mengatasi batasan jarak dalam menyalakan ataupun memadamkan lampu. Rangkaian ini membutuhkan komponen-komponen untuk menjalankan sistem pemrograman, yaitu NodeMCU Esp8266 sebagai mikrokontroler, driver relay sebagai pemutus dan penyambung arus listrik berdasarkan perintah NodeMCU, platform Blynk sebagai penginput perintah ke NodeMCU, dan lampu sebagai bahan uji coba. Program dibuat sedemikian rupa pada platform Arduino IDE sehingga mampu menghubungkan Blynk, wifi, dan NodeMCU. Program yang telah diunggah akan diaplikasikan melalui pemasangan rangkaian prototipe. Rangkaian menghubungkan NodeMCU, relay, kabel USB dan adaptor sebagai sumber tegangan DC untuk mikrokontroler, serta lampu LED yang seluruhnya akan dihubungkan dengan menggunakan kabel jumper di atas papan rangkaian. Sistem yang telah selesai direkatkan pada papan tripleks agar menyatu. Hasil uji coba menunjukkan bahwa Blynk memiliki kontrol sepenuhnya atas menyala dan padamnya lampu dengan syarat bahwa lampu harus menyala/on melalui sakelar manual sejak awal, prototipe terhubung dengan wifi yang telah didaftar dalam program, dan Blynk harus terintegrasi dengan jaringan internet. Di mana pun dan kapan pun, selama perangkat terhubung dengan internet maka pengontrolan lampu dapat dilakukan. Hal ini tentunya dapat membantu meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga, menghemat energi listrik sekaligus biaya tagihan listrik, dan meningkatkan keamanan dalam sistem perangkat elektronik.
PENGARUH PENGAJAR SEBAYA DALAM KELOMPOK BELAJAR TERHADAP PENINGKATAN NILAI SISWA SMA DALAM MATA PELAJARAN FISIKA: PENGARUH PENGAJAR SEBAYA DALAM MATA PELAJARAN FISIKA Somayasa, Diva Maheswari Nadiguna; Wulandari , Cinta Asti; Putri Marli, Aulia Dwi Kirani
Bakti Cendekia Vol. 1 No. 1 (2024): Bakti Cendekia
Publisher : Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia Regional Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses yang penting dalam menciptakan manusia yang berilmu, berbudaya, bertakwa, serta mampu menghadapi tantangan masa depan. Salah satu tingkatan pendidikan ialah tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Di tingkat ini, siswa perlahan mampu mengendalikan dirinya dalam berpikir secara ilmiah. Fisika menjadi salah satu mata pelajaran yang mampu mengasah pola pikir ilmiah siswa melalui perhitungan dan penalaran secara logika. Akan tetapi, minat dan pemahaman siswa terhadap fisika tergolong rendah. Metode belajar yang efektif dan efisien mampu meningkatkan motivasi siswa terhadap pelajaran Fisika. Salah satu strategi belajar yang diterapkan ialah metode pengajaran oleh pengajar sebaya (peer teaching) dalam kelompok belajar dimana metode ini berasal dari siswa dan berpusat kepada siswa (student centered). Melalui pengajar sebaya, diharapkan nilai fisika siswa SMA dapat mencapai atau melebihi nilai standar. Standar yang menjadi acuan ialah hasil pre-test, dan post-test yang masingmasing tes terdiri dari 10 dan 8 soal dengan standar nilai 75. Hasil pre-test menunjukkan nilai di bawah standar, berbanding terbalik dengan nilai hasil posttest setelah mendapat pengajaran, yang menunjukkan nilai di atas standar. Pengajar sebaya memiliki peran krusial dalam meningkatkan pemahaman teman-temannya didorong dengan modal pengetahuan yang diberikan oleh guru. Kuesioner dilakukan untuk mengetahui minat anggota kelompok terhadap metode pengajar sebaya ke depannya. Hasilnya menunjukkan 100% dari anggota kelompok berminat untuk menerapkan metode pengajar sebaya ke depannya. Hal ini menunjukkan bahwa minat dan pemahaman siswa terhadap pelajaran Fisika mengalami peningkatan melalui metode pengajar sebaya.
PEMANFAATAN KOMODITAS LOKAL DAUN JAMBU METE (ANACARDIUM OCCIDENTALE) DAN LIMBAH TULANG IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PELAMIS) SEBAGAI PENGEMBANGAN TRANSDERMAL PATCH ANTIINFLAMASI : PEMANFAATAN JAMBU METE DAN LIMBAH TULANG IKAN CAKALANG SEBAGAI TRANSDERMAL PATCH ANTIINFLAMASI Somayasa, Diva Maheswari Nadiguna; Prangesti, Gita; Runtu, Putri Mardiyah; Kusmalawati, Tuty; Sutiari, Desak Ketut
Bakti Cendekia Vol. 1 No. 1 (2024): Bakti Cendekia
Publisher : Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia Regional Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sulawesi Tenggara adalah provinsi yang kaya akan sumber daya alam potensial, beberapa diantaranya adalah jambu mete (Anacardium occidentale) dan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis). Namun, potensi ini belum dapat dimanfaatkan secara optimal terutama pada bagian daun jambu mete dan tulang ikan cakalang. Daun jambu mete diketahui mengandung flavonoid yang bersifat antiinflamasi, antioksidan dan antimikroba dengan IC50 0,26 ppm. Tulang ikan cakalang mengandung kolagen sebesar 18,82% yang juga bersifat antiinflamasi dan dapat menjaga kesehatan kulit. Zat aktif flavonoid dan kolagen dari kedua jenis komoditas lokal ini dapat dikombinasikan menjadi sediaan transdermal patch yang berpotensi mempercepat penyembuhan luka pada kulit, khususnya luka lecet. Selain itu, pengembangan transdermal patch ini dapat menjadi salah satu upaya pemanfaatan komoditas lokal dan limbahnya secara optimal. Pembuatan transdermal patch memerlukan beberapa tahapan, dimulai dari tahap penyiapan serbuk simplisia, ekstraksi maserasi, ekstraksi gelatin dan pembuatan patch. Zat-zat berupa HPMC, PVP dan propilen glikol diperlukan dalam pembuatan basis transdermal patch karena berperan sebagai gelling agent, pelarut dan pengikat campuran. Uji flavonoid dengan metode Wilstater menggunakan serbuk Mg dan HCl pekat menunjukkan bahwa ekstrak dan serbuk simplisia daun jambu mete positif mengandung flavonoid dengan adanya perubahan warna sampel menjadi merah. Melalui uji karakteristik ditunjukkan bahwa transdermal patch telah memenuhi persyaratan sebagai sediaan obat topikal yang baik bagi kulit dengan nilai ketahanan lipat ≥ 300 kali, ketebalan ≤ 1 mm dan rata-rata pH 6,2 pada F2 dan F3. Patch yang telah jadi lalu ditempelkan pada plester hypafix untuk kemudian ditempelkan pada daerah luka
OPTIMALISASI PENUGASAN KERJA PADA DISTRIBUSI ROTI DENGAN METODE HUNGARIAN (STUDI KASUS: ROTI BAREN LIYA, WANGI-WANGI SELATAN): OPTIMALISASI PENUGASAN KERJA DENGAN METODE HUNGARIAN Rahmawati; Sani, Asrul; Budiman, Herdi; Kabil Djafar, Muhammad; La Gubu
Bakti Cendekia Vol. 1 No. 1 (2024): Bakti Cendekia
Publisher : Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia Regional Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini diselidiki tentang optimalisasi penugasan pada pendistribusian roti dengan menerapkan metode hungarian dengan memperhatikan kasus pada pabrik roti Baren Liya, di daerah Wangi-Wangi Selatan. Pabrik tersebut mempekerjakan 6 (enam) karyawan yang ditugaskan mendistribusikan roti hasil produksi di 6 tempat berbeda. Total waktu yang diperlukan selama ini untuk mendistribusikan roti-roti tersebut adalah 116 menit. Setelah ditemukan jalur distribusi baru dengan menerapkan metode Hungarian, total waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 105 menit. Berdasarkan jalur distribusi baru tersebut pendistribusian roti yang dilakukan oleh karyawan menjadi sangat optimal. Menurut jalur yang optimal tersebut karyawan pertama harus mengantar roti ke Wanci dengan waktu 20 menit, karyawan kedua harus mengantar roti ke Patuno dengan waktu 14 menit, karyawan yang ketiga harus mengantar ke Waha dengan waktu tempuh 15 menit, karyawan yang keempat mengantar roti ke Numana dengan waktu tempuh 20 menit, karyawan kelima mengantar ke Mandati dengan waktu tempuh 17 menit, dan karyawan yang keenam harus mengantar ke Mola dengan waktu 19 menit. Jadi terdapat efisiensi waktu sebanyak 11 menit.
MODEL MATEMATIKA PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD): MODEL MATEMATIKA PENYEBARAN DBD Sabaria; Jufra; Sani, Asrul; Arman
Bakti Cendekia Vol. 1 No. 1 (2024): Bakti Cendekia
Publisher : Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia Regional Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang sering terjadi di negara Indonesia. Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Penyebaran penyakit demam berdarah ini dapat berkaitan dengan kondisi lingkungan, kepadatan penduduk, luas wilayah pemukiman serta perilaku dari masyarakat setempat. Pada penelitian ini dibahas mengenai model matematika penyebaran penyakit DBD dengan menggunakan model SEITRS-SI. Dari penelitian ini diperoleh dua titik ekuilibrium yaitu titik ekuilibrium bebas penyakit dan titik ekuilibrium endemik. Selanjutnya dilakukan analisis perilaku selesainnya dengan menggunakan nilai eigen dan sifat kestabilan di titik ekuilibrium, hasilnya diperoleh titik ekuilibrium bebas penyakit bersifat stabil asimtotik saat nilai , artinya penyakit DBD akan menghilang setelah jangka waktu tertentu. Sedangkan titik ekuilibrium endemik akan bersifat stabil spiral jika artinya penyakit akan menetap. Simulasi numerik model untuk penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dilakukan sejalan dengan analisis perilaku model.
PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM PESISIR DENGAN KEARIFAN LOKAL DI BEBERAPA WILAYAH INDONESIA Sutiari, Desak Ketut; Moita, Susalman; Baka, Wa Kuasa
Bakti Cendekia Vol. 1 No. 2 (2024): BAKTI CENDEKIA
Publisher : Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia Regional Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kearifan lokal merupakan pengetahuan dan praktik tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi, yang berfungsi untuk mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan. Dalam konteks pengelolaan sumber daya alam pesisir, kearifan lokal seperti Pangloma laot, Adat Sasi, Bapongka, Awig-Awig dan Monguni memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mempertahankan identitas budaya. Kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam pesisir adalah warisan budaya yang sangat berharga, yang menggabungkan pengetahuan tradisional dan praktik lokal untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat. Dengan memperkuat dan melestarikan kearifan lokal ini, kita dapat memastikan bahwa sumber daya alam pesisir dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk generasi yang akan datang.
ESTIMASI PARAMETER DISTRIBUSI GAMMA PADA DATA TERSENSOR TIPE II PROGRESIF MENGGUNAKAN METODE LIKELIHOOD MAKSIMUM Sardiani, Rita; Somayasa, Wayan; La Gubu
Bakti Cendekia Vol. 1 No. 2 (2024): BAKTI CENDEKIA
Publisher : Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia Regional Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis uji hidup adalah suatu alat yang digunakan untuk mengetahui estimasi lamanya waktu yang dibutuhkan oleh suatu individu atau unit agar dapat bertahan hidup. Penelitian analisis uji hidup menghasilkan informasi atau data berupa waktu hidup. Hal yang membedakan analisis uji hidup dengan analisis data yang lain adalah penggunaan data yang bersifat tersensor yaitu data yang diobservasi hingga objek yang diamati mengalami kejadian tertentu berupa kematian atau kegagalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan estimasi parameter distribusi gamma pada data tersensor tipe II progresif menggunakan metode likelihood maksimum. Estimasi parameter distribusi gamma dilakukan dengan menggunakan metode likelihood maksimum dan didapatkan bentuk penyelesaian berbentuk implisit, sehingga diperlukan pendekatan numerik yaitu dengan metode Newton-Rapshon untuk melakukan aproksimasi terhadap solusinya. Hasil estimasi yang diperoleh dengan menggunakan bantuan softwere R dan didapatkan waktu hidup cairan isolasi elektroda pada data tersensor tipe II progresif yaitu 2,966 dan 1,3889.
TEOREMA LIMIT PUSAT MULTIVARIATE DAN APLIKASINYA PADA INFERENSI VEKTOR MEAN POPULASI MULTIVARIATE Tongku, Reisaldy Fathi Jafar; Somayasa, Wayan; Alfian
Bakti Cendekia Vol. 1 No. 2 (2024): BAKTI CENDEKIA
Publisher : Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia Regional Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Statistika multivariat adalah cabang ilmu statistika yang mempelajari analisis data yang melibatkan lebih dari satu variabel. Dalam statistika multivariat, fungsi distribusi sering digunakan untuk menggambarkan bagaimana variabel acak multivariat itu tersebar, salah satu distribusi yang sering digunakan adalah distribusi normal multivariat. Teorema limit pusat multivariat memiliki hubungan yang sangat erat dengan distribusi normal multivariat dimana teorema limit pusat menyatakan bahwa apabila terdapat sejumlah sampel acak dari vektor variabel acak multivariat dari populasi apa pun, dimana masing-masing sampel memiliki jumlah observasi yang cukup besar, maka distribusi rata-rata dari populasi tersebut dapat dihampiri menggunakan distribusi normal multivariat. Namun pada kenyataannya teorema limit pusat memiliki kendala dalam pembuktian secara matematis yang terbilang cukup sulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan solusi untuk mempermudah pemahaman teorema limit pusat multivariat dengan menggunakan metode inferensi yang kemudian akan digunakan dalam pengaplikasian teorema limit pusat multivariat pada inferensi vektor parameter.
PREDIKSI NILAI EKSPOR MIGAS DI INDONESIA MENGGUNAKAN RANTAI MARKOV (STUDI KASUS NILAI EKSPOR MIGAS INDONESIA PERIODE 1997-2021) Harnawati; Somayasa, Wayan; Alfian
Bakti Cendekia Vol. 1 No. 2 (2024): BAKTI CENDEKIA
Publisher : Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia Regional Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekspor merupakan elemen penting dalam perdagangan internasional, dengan pengaruh signifikan terhadap perkembangan ekonomi suatu negara. Dalam konteks ekspor migas di Indonesia, data menunjukkan sifat stokastik yang fluktuatif dan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti harga minyak global, permintaan internasional, dan kondisi geopolitik. Oleh karena itu, analisis rantai Markov digunakan untuk memprediksi pergerakan ekspor migas. Pengkategorian keadaan ekspor migas di Indonesia yaitu keadaan 1 (naik drastis) dengan interval 165,64762 ≤ x ≤ 759,00000, keadaan 2 (naik) dengan interval 0,00000 ≤ x < 165,64762, keadaan 3 (turun) dengan interval -161,21711 ≤ x < 0,00000 , dan keadaan 4 (turun drastis) dengan interval -903,40000 ≤ x < -161,21711. Proses Markov ini menunjukkan bahwa ekspor migas Indonesia diprediksi mencapai keadaan steady state pada periode ke-10, dengan kemungkinan 17,11% untuk mengalami kenaikan drastis, 32,21% untuk kenaikan normal, 32,89% untuk penurunan normal, dan 17,79% untuk penurunan drastis. Prediksi ini mengindikasikan bahwa pada tahun-tahun mendatang, nilai ekspor migas di Indonesia cenderung mengalami fluktuasi signifikan, baik dalam bentuk kenaikan maupun penurunan, dengan distribusi probabilitas yang telah diidentifikasi.
PERBANDINGAN HASIL FERMENTASI VCO (VIRGIN COCONUT OIL); ALAMI VS MINUMAN PROBIOTIK Antara, Nyoman Yudi; Ernia, Rima; Sitindaon, Rina SE
Bakti Cendekia Vol. 1 No. 2 (2024): BAKTI CENDEKIA
Publisher : Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia Regional Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelapa dapat dimanfaatkan menjadi banyak olahan makanan, salah satunya menjadi virgin coconut oil (VCO). VCO didapatkan dengan cara pendinginan dengan bantuan fermentasi, dan dengan bantuan fermentasi diharapkan mampu menambah manfaat dari VCO. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan jumlah VCO yang dihasilkan dengan bantuan fermentasi menggunakan minuman probiotik. Proses fermentasi VCO dibuat dengan dua acara yaitu memfermentasi secara alami dan fermentasi menggunakan minuman probiotik, dengan masing-masing perlakuan mempunyai waktu 24 dan 48 jam. Hasil yang didapatkan adalah waktu inkubasi yang menghasilkan VCO yang lebih banyak adalah 48 jam pada masing-masing perlakuan. Fermentasi menggunakan probiotik dengan waktu 48 jam menghasilkan VCO yang paling banyak diantara perlakuan lainnya yaitu 15,86 ± 1,06 %. Dapat disimpulkan bahwa VCO yang didapatkan dari hasil fermentasi menggunakan minuman probiotik menghasilkan hasil yang lebih banyak dibadingkan dengan fermentasi secara alami.

Page 1 of 2 | Total Record : 16