Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), untuk memiliki literasi digital yang memadai dalam mengelola pembelajaran daring. Ketiadaan data empiris mengenai kompetensi digital guru SMK menjadi kendala dalam merancang pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan vokasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kemampuan literasi digital guru SMK sebagai dasar pengembangan program pelatihan yang kontekstual dan berbasis praktik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif terhadap 50 guru SMK di Kabupaten Lombok Timur yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa kuesioner berbasis empat domain literasi digital: akses, evaluasi informasi, penggunaan alat digital, dan kreasi konten. Validitas isi diperoleh melalui expert judgment dan data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki kemampuan tinggi dalam mengakses teknologi dan menggunakan platform pembelajaran dasar, namun masih lemah dalam mengevaluasi informasi dan menciptakan konten digital. Temuan ini menegaskan adanya kesenjangan antara keterampilan dasar dan lanjutan. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan peta kemampuan literasi digital guru SMK sebagai rujukan dalam merancang intervensi pelatihan yang lebih tepat sasaran. The development of digital technology in education demands that teachers, particularly in Vocational High Schools (SMK), possess adequate digital literacy to manage online learning effectively. The absence of empirical data on SMK teachers' digital competence poses challenges in designing training aligned with vocational education needs. This study aims to assess the digital literacy level of vocational teachers as a foundation for designing contextual and practice-based training programs. A quantitative descriptive approach was employed to study 50 vocational teachers in East Lombok Regency, who were selected purposively. The research instrument consisted of a questionnaire that covered four domains of digital literacy: access, information evaluation, digital tool usage, and content creation. Content validity was ensured through expert judgment, and data were analyzed using descriptive statistics. The results reveal that most teachers exhibit strong capabilities in accessing digital technology and using basic educational platforms. Yet, they face difficulties in critically evaluating digital information and creating interactive content. These findings highlight a significant gap between basic and advanced digital skills. This study contributes by offering a competency map of vocational teachers' digital literacy to guide the design of more targeted professional development programs.
Copyrights © 2025