Penurunan sopan santun dalam bertutur di kalangan siswa sekolah dasar menjadi perhatian penting dalam pendidikan. Siswa kini cenderung menggunakan bahasa kurang santun, berbicara dengan nada tinggi, dan jarang mengucapkan kata seperti "tolong", "maaf", dan "terima kasih". Fenomena ini dipengaruhi oleh kurangnya keteladanan, lemahnya pengawasan orang tua, serta pengaruh media sosial dan pergaulan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesopanan bertutur siswa kelas IV SDN Mugarsari dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa kesopanan siswa masih rendah. Faktor penyebabnya meliputi lingkungan keluarga, peran guru, sekolah, dan teman sebaya. Upaya peningkatan dapat dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan, program sekolah seperti “Gerakan 3 S” (Senyum, Sapa, Salam), serta keterlibatan orang tua. Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi guru, sekolah, dan orang tua dalam menanamkan nilai sopan santun sejak dini. Kata Kunci: Sopan santun, Bertutur, Siswa sekolah dasar, Faktor lingkungan, Pembiasaan
Copyrights © 2025