Tindakan kekerasan seperti bullying masih marak terjadi di berbagai jenjang pendidikan, dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. tujuan Pengabdian ini untuk menganalisis upaya preventif melalui pelatihan asertif adalah langkah penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif. Metode yang digunakan adalah practical action research, dengan tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Sesi pelatihan melibatkan diskusi, role play, dan tanya-jawab untuk membekali siswa dengan keterampilan asertif yang dapat diterapkan dalam interaksi sosial. Subjek pengabdian menunjukkan 10 siswa. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan dalam keberanian siswa untuk menyampaikan pendapat dan menanggapi situasi konflik secara konstruktif. Evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan asertif berhasil mengurangi frekuensi perilaku bullying dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman. Kegiatan pengabdian di SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 5 Samarinda berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan asertif siswa melalui sosialisasi dan pelatihan asertif. Meskipun SMP Negeri 5 mengalami kendala akibat kebakaran, pelatihan tetap berjalan efektif dengan penyesuaian jadwal dan metode pembelajaran. Simpulan pengabdian menunjukkan pelatihan asertif menjadi intervensi yang efektif untuk mencegah bullying dan meningkatkan kualitas interaksi di sekolah.
Copyrights © 2025