Pendidikan di era digital semakin menggantungkan diri pada teknologi, khususnya E-Learning, sebagai metode inovatif dalam proses belajar-mengajar. Penelitian ini menggunakan Extended Technology Acceptance Model (EXT-TAM) untuk menganalisis persepsi mahasiswa di Kota Makassar terhadap penerapan E-Learning. Temuan utama menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap aspek Awareness, Usage, Evaluation, dan Etika dalam penggunaan E-Learning. Meskipun pemahaman terhadap perangkat pintar dan keterampilan menggunakan aplikasi AI mendapatkan penilaian tinggi, pemahaman terhadap teknologi AI dan kesadaran privasi masih memerlukan perhatian lebih. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa mahasiswa di Kota Makassar mendukung implementasi E-Learning dengan EXT-TAM, namun perlu upaya untuk meningkatkan pemahaman tertentu terkait teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman ekstensif tentang penerimaan E-Learning di konteks lokal, dengan implikasi bagi pengembangan strategi pendidikan berbasis teknologi di masa depan.
Copyrights © 2024