Penelitian ini mengkaji strategi manajemen pendidikan Islam dalam membentuk karakter siswa yang berlandaskan pada akhlak Islamiyah. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kondisi krisis karakter di kalangan pelajar Indonesia yang ditandai dengan meningkatnya kasus kekerasan, rendahnya indeks integritas, serta lemahnya ketahanan moral siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur dan analisis tematik, penelitian ini mengidentifikasi lima pilar strategis utama: (1) landasan konseptual yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis sebagai dasar pembentukan akhlak; (2) manajemen kurikulum terpadu yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam seluruh mata pelajaran dan rencana pembelajaran; (3) strategi implementasi berbasis keteladanan guru (uswah hasanah) dan pembiasaan nilai-nilai mulia melalui program rutin yang terstruktur; (4) pelibatan pemangku kepentingan seperti kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat untuk membentuk ekosistem pendidikan yang sinergis; serta (5) evaluasi karakter berbasis pendekatan otentik yang menilai sikap dan perilaku siswa secara langsung melalui observasi, jurnal, dan penilaian sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter siswa berbasis akhlak Islam hanya dapat dicapai melalui strategi manajemen pendidikan yang holistik dan menyeluruh. Diperlukan perubahan paradigma dari pendekatan yang parsial menuju manajemen pendidikan yang terintegrasi dan berorientasi pada pembentukan karakter sejati.
Copyrights © 2025