Petani sebagai pekerja sektor informal di Indonesia mengalami berbagai masalah kesehatan terkait Penyakit Akibat Kerja (PAK). Kurangnya sosialisasi kesehatan tentang pentingnya penggunaan APD merupakan permasalahan yang perlu ditindaklanjuti. Pemberdayaan masyarakat khususnya kelompok tani di bidang kesehatan bertujuan agar petani mampu secara mandiri mengatasi permasalahan kesehatan pasca pandemi Covid-19. Total responden dalam kegiatan ini adalah 30 orang anggota kelompok tani Muda Mandiri. Kegiatan PKM dimulai dengan memberikan penyuluhan mengenai PAK dan pola hidup sehat berkualitas, pemeriksaan skrining kesehatan, dan memberikan bantuan berupa APD standar untuk petani. Kegiatan PKM berhasil meningkatkan pemahaman tentang penggunaan APD secara lengkap dalam upaya pencegahan keracunan pestisida pada petani. Tindak lanjut kegiatan adalah perlunya pendampingan berkelanjutan kepada khalayak sasaran untuk mencegah ataupun mengurangi risiko (PAK).
Copyrights © 2024