Pendidikan memainkan peran penting dalam membangun suatu negara denganmenghasilkan tenaga kerja terampil dan adaptif. Fokus pembangunan Indonesia pada empatpilar utama mencakup pengembangan sumber daya manusia dan penguasaan teknologi.Society 5.0 menuntut integrasi kecerdasan buatan dalam sistem pendidikan untuk memajukanpembelajaran. Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas dalam materi dan metodepembelajaran untuk mendorong kreativitas dan berpikir kritis siswa. Meskipun AI memilikipotensi untuk memajukan pendidikan, perlu diwaspadai implikasi negatifnya, seperti biasalgoritmik dan pengurangan motivasi belajar. Guru perlu memanfaatkan teknologi AI secarakreatif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyoroti urgensi artificial intelegency diera kurikulum Merdeka dan mengajukan perlunya pendekatan yang hati-hati dalampenerapannya. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk menggambarkanurgensi AI dalam kurikulum Merdeka, sementara hasil penelitian menunjukkan perlunyapengembangan etika AI dan peran pendidikan dalam menghadapi kemajuan teknologi.Kesimpulannya, integrasi kecerdasan buatan dalam pendidikan memerlukan keterampilanguru dalam memanfaatkannya secara positif.
Copyrights © 2024