Guru yang ada di SMAN 1 Sekotong masih mengalami kesulitan dalam menentukan topik pembelajaran yang diintegrasikan dengan proyek pengutan profil pelajar Pancasila (P5). Karena itu dilakukan kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan melakukan pendampingan pada guru yang ada di SMAN 1 Sekotong dalam mengimplementasikan P5 berbasis potensi ekowisata mangrove di kawasan Bagek Kembar. Penguatan kapasitas guru dilakukan melalui serangkaian kegiatan yaitu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan pada guru yang terdiri dari (1) Pengenalan potensi ekowisata mangrove Bagek Kembar (jenis mangrove, pembibitan, penanaman, dan pemeliharaan); (2) Pendampingan dalam penyusunan kurikulum P5 berbasis ekowisata; dan (3) Workshop penyusunan program kerja P5. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pendampingan berperan penting untuk membantu guru memahami tahapan penyusunan kurikulum, mulai dari identifikasi kesiapan sekolah, pemilihan dimensi dan tema P5, hingga perancangan modul proyek yang sesuai dengan karakteristik siswa. Disamping itu, keberhasilan implementasi P5 sangat dipengaruhi oleh keterlibatan aktif guru sebagai fasilitator, dukungan kepala sekolah, serta kolaborasi dengan masyarakat sekitar.
Copyrights © 2025