Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi KUA Kecamatan Medan Perjuangan dalam Sosialisasi Program Keagamaan. KUA melaksanakan program bimbingan perkawinan, penyuluhan agama, dan pembinaan keluarga sakinah melalui strategi komunikasi persuasif, terencana, serta memanfaatkan media sosial dan pendekatan komunitas. Namun, pelaksanaannya menghadapi kendala seperti rendahnya partisipasi masyarakat yang masih menganggap KUA sebatas tempat pernikahan, keterbatasan waktu dan kesadaran, pesatnya perkembangan teknologi digital, serta minimnya sumber daya manusia dan sarana komunikasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis strategi serta hambatan komunikasi KUA dalam sosialisasi program keagamaan dengan pendekatan kualitatif melalui teori manajemen strategi Fred R. David yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, program disusun terarah, partisipatif, dan berbasis data, meski terkendala sumber daya dan resistensi masyarakat. Pada pelaksanaan, KUA tidak hanya memberi layanan administratif tetapi juga mendorong pembinaan sosial, penguatan kelembagaan, serta pemanfaatan media digital. Evaluasi dilakukan untuk menilai kesesuaian tujuan, mengidentifikasi hambatan, dan merumuskan perbaikan. Hambatan utama adalah rendahnya literasi digital dan kurangnya inovasi komunikasi. Disarankan KUA memperkuat perencanaan berbasis kebutuhan, meningkatkan pemanfaatan media digital, memperkuat kolaborasi dengan tokoh agama, serta menghadirkan inovasi komunikasi yang kreatif dan interaktif.
Copyrights © 2025