Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kesulitan belajar siswa pada materi bilangan cacah hingga 10.000 di kelas IV-B SD Negeri 8 Belinyu, yang melibatkan 17 siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara, penelitian ini menemukan bahwa kesulitan belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya kemampuan intelektual, kesulitan membaca, dan daya ingat yang lemah. Faktor eksternal mencakup gangguan dari siswa lain serta suasana kelas yang tidak kondusif, seperti kebisingan dan perilaku bermain-main selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan intelektual memengaruhi pemahaman siswa terhadap konsep-konsep matematika, sementara kesulitan membaca menghambat pemahaman soal-soal cerita. Daya ingat yang lemah juga menjadi kendala dalam menguasai materi dasar matematika. Di sisi lain, faktor eksternal seperti suasana kelas yang gaduh mengganggu konsentrasi siswa. Untuk mengatasi kesulitan ini, strategi yang diusulkan meliputi pendekatan pembelajaran individual, penggunaan media pembelajaran yang interaktif, pengelolaan kelas yang efektif, serta dukungan dari orang tua. Penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Dengan identifikasi dan pengelolaan faktor-faktor kesulitan belajar, diharapkan siswa dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar mereka, khususnya pada materi bilangan cacah.
Copyrights © 2025