Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Busana, khususnya materi penyelesaian garis leher, menjadi permasalahan yang dihadapi di SMKN 8 Padang. Lebih dari 60% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) karena metode pembelajaran yang masih konvensional menggunakan powerpoint dan fragmen, sehingga siswa kesulitan memahami detail langkah pengerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan video tutorial sebagai media pembelajaran yang dinilai mampu memberikan pengalaman belajar lebih interaktif, fleksibel, dan dapat diulang sesuai kebutuhan siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode Quasi Experiment menggunakan desain Posttest-Only Design with Nonequivalent Groups. Subjek penelitian adalah 48 siswa kelas X Busana SMKN 8 Padang tahun ajaran 2025/2026 yang terbagi menjadi 24 siswa kelas eksperimen dan 24 siswa kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji deskriptif, uji normalitas, homogenitas, uji-t, dan perhitungan effect size.Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata post-test kelas eksperimen 79,13 dengan ketuntasan 58%, sedangkan kelas kontrol 65,58 dengan ketuntasan 25%. Uji-t menghasilkan Sig. (2-tailed) < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan video tutorial terhadap hasil belajar siswa. Nilai effect size sebesar 1,1 termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, video tutorial efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan siswa pada materi busana.
Copyrights © 2025