Penelitian ini mengkaji manfaat metode fenomenologi dalam memahami isu-isu sosiospasial permukiman di Indonesia melalui telaah literatur. Pendekatan ini meninjau berbagai sumber teoretis dan empiris untuk menganalisis penerapan fenomenologi dalam konteks lokal. Metode ini memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap pengalaman subjektif individu dan kolektif, memberikan wawasan tentang makna ruang, praktik sosial, serta nilai-nilai budaya yang membentuk lingkungan binaan. Fenomenologi terbukti efektif dalam memahami hubungan dinamis antara manusia dan ruang, terutama dalam mengatasi isu-isu seperti gentrifikasi, konflik ruang, dan transformasi budaya. Pendekatan ini menawarkan perspektif unik dibandingkan metode positivistik dengan menyoroti makna subjektif dan intersubjektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa fenomenologi mampu mengungkap dimensi tersembunyi dari interaksi sosial-spasial yang sering terlewatkan. Telaah literatur ini juga mengidentifikasi tantangan fenomenologi, seperti bias peneliti dan keterbatasan generalisasi. Oleh karena itu, integrasi dengan metode kuantitatif atau spasial direkomendasikan untuk menghasilkan analisis yang lebih holistik. Penelitian ini memperkaya pemahaman teoretis dan menawarkan panduan praktis bagi arsitek serta perencana dalam merancang permukiman yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Copyrights © 2025