Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan gadget terhadap pola interaksi sosial anak usia sekolah dasar di wilayah urban, khususnya di Pondok Kacang, Tangerang Selatan. Fenomena digitalisasi yang kian merambah kehidupan anak-anak telah menggeser pola komunikasi langsung menjadi interaksi berbasis layar, yang berpotensi memengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan moral anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, melibatkan dua orang anak usia sekolah dasar sebagai subjek utama, serta wawancara dengan orang tua dan guru sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak menggunakan gadget selama 2–3 jam per hari, dengan tujuan dominan untuk hiburan seperti menonton video dan bermain game online. Meskipun sebagian orang tua telah menerapkan kontrol waktu, namun pengawasan konten masih belum optimal. Dampak penggunaan gadget meliputi penurunan intensitas interaksi sosial langsung, kecenderungan meniru perilaku negatif dari media, serta perubahan gaya komunikasi anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran aktif orang tua dan pendidik dalam mengarahkan penggunaan gadget agar tetap mendukung tumbuh kembang sosial anak secara sehat.
Copyrights © 2025