Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh integrasi nilai karakter dalam Kurikulum Merdeka terhadap perilaku siswa kelas VIII di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data diperoleh melalui angket skala Likert yang disebarkan kepada 30 siswa dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat integrasi nilai karakter dalam Kurikulum Merdeka berada pada kategori sangat tinggi (82,8%), dengan nilai religius mencapai 88%, kejujuran dan tanggung jawab 85%, dan gotong royong 82%. Sementara itu, perilaku siswa berada pada kategori tinggi (76,8%), dengan skor religiusitas 81%, tanggung jawab akademik 80%, dan kedisiplinan 78%. Uji korelasi menunjukkan hubungan positif dan signifikan (r = 0,684 > r tabel = 0,361), menandakan bahwa semakin tinggi penerapan nilai karakter, semakin baik pula perilaku siswa. Kurikulum Merdeka melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terbukti menjadi sarana strategis dalam internalisasi nilai karakter lintas disiplin. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan guru secara berkelanjutan, penguatan kolaborasi sekolah dan keluarga, serta pengembangan lingkungan belajar yang kondusif agar karakter siswa dapat terbentuk secara optimal dan berkelanjutan di masa depan. Oleh karena itu, generasi yang dihasilkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan spiritual
Copyrights © 2025