Minyak atsiri merupakan campuran senyawa organik yang dihasilkan dari berbagai bagian tumbuhan, seperti daun, bunga, batang, akar, dan biji. Minyak ini memiliki sifat khas, seperti mudah menguap, beraroma kuat, dan tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik. Proses ekstraksi minyak atsiri dilakukan melalui berbagai metode, di antaranya distilasi uap, ekstraksi pelarut organik, dan cold pressing. Distilasi uap merupakan metode yang paling umum digunakan, di mana uap panas diarahkan melalui bahan tumbuhan untuk menguapkan minyak, yang kemudian dikondensasikan dan dipisahkan dari air. Pemilihan metode bergantung pada karakteristik bahan baku dan produk akhir yang diinginkan. Pengabdian masyarakat dengan tema "Mengenal Lebih Dalam Tentang Minyak Atsiri" dilaksanakan di SMKN 5 Dumai untuk memberikan edukasi dan pelatihan teknis kepada siswa terkait proses produksi minyak atsiri, mulai dari persiapan bahan baku, teknik distilasi, hingga analisis kualitas produk. Siswa diperkenalkan pada alat-alat produksi seperti alat distilasi uap sederhana, prinsip kerja kondensor, serta metode pemisahan minyak dari distilat. Selain itu, dijelaskan pula aspek penting dalam pengendalian proses, seperti suhu, tekanan, dan waktu distilasi, untuk mendapatkan hasil yang optimal dan sesuai dengan standar industri.
Copyrights © 2025