Pembelajaran menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang kompleks karena menuntut kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan kreatif. Namun, praktik pengajaran menulis di sekolah masih sering bersifat prosedural dan berorientasi pada hasil akhir, bukan pada proses berpikir mendalam yang menyertainya. Artikel ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengkaji integrasi konsep deep learning dalam pengajaran menulis Bahasa Indonesia sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan reflektif siswa. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai penelitian terkini (2019–2025) yang relevan dengan topik pembelajaran menulis berbasis deep learning. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan deep learning dalam pengajaran menulis dapat memperkuat dimensi metakognitif siswa melalui strategi seperti project-based learning, refleksi diri, kolaborasi, dan penilaian autentik. Pendekatan ini tidak hanya menekankan penguasaan teknis menulis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran terhadap proses berpikir, kemampuan mengaitkan ide, serta keberanian menyampaikan pandangan kritis secara logis dan sistematis. Implikasi praktis dari studi ini adalah perlunya guru Bahasa Indonesia untuk mendesain pembelajaran menulis yang menekankan eksplorasi ide, diskusi reflektif, serta integrasi teknologi digital sebagai media kolaboratif. Dengan demikian, integrasi deep learning dalam pembelajaran menulis menjadi strategi yang efektif untuk mengembangkan profil pelajar yang kritis, reflektif, dan adaptif terhadap tantangan abad ke-21.
Copyrights © 2025