Globalisasi telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan bahasa Inggris. Untuk menghadapi tantangan global dan menghargai budaya lokal, diperlukan bahan ajar yang relevan, dikenal dengan konsep 'Glokalisasi'. Pelatihan berbasis teori semiotika sosial dan linguistik fungsional sistemik (LSF) ini dirancang untuk guru Bahasa Inggris SMP di Kabupaten Karawang, membantu mereka mendesain bahan ajar yang mengintegrasikan elemen global dan lokal. SFL, diperkenalkan oleh Michael Halliday pada 1960-an, memberikan kerangka kerja untuk memahami bagaimana makna dibangun melalui bahasa dalam berbagai konteks budaya. Pelatihan ini melibatkan penggunaan Siklus Pengajaran dan Pembelajaran (TLC), yang memfasilitasi siswa dalam menulis, berbicara, dan memirsa dengan bimbingan guru sebelum berlatih secara mandiri atau kolaboratif. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa pendekatan glokalisasi dapat meningkatkan motivasi dan minat siswa, membantu mereka memahami budaya lain, dan memperkuat identitas budaya mereka. Penggunaan teknologi dalam pengajaran bahasa Inggris juga menambah interaktivitas dan akses ke sumber daya global. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta telah memahami dan mampu mengaplikasikan konsep glokalisasi dan SFL dengan baik, meskipun beberapa memerlukan lebih banyak praktik.
Copyrights © 2024