Perkembangan industri yang semakin pesat menuntut perusahaan untuk terus meningkatkan daya saing dan efektivitas proses produksi. Salah satu langkah strategis untuk mencapai hal tersebut adalah melalui penataan fasilitas produksi yang efisien dan terorganisir. Tata letak fasilitas yang dirancang dengan baik, terutama antar departemen, berperan penting dalam meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan. Penelitian ini dilakukan di Kedai Kopi Jaya, sebuah industri pengolahan kopi yang berkomitmen terhadap efisiensi produksi guna mendukung peningkatan profitabilitas perusahaan. Selama proses produksi berlangsung, ditemukan bahwa layout fasilitas yang ada belum optimal, ditandai dengan tingginya frekuensi pergerakan material yang berulang serta penataan ruang kerja yang kurang efektif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan re-desain tata letak menggunakan metode CRAFT (Computerized Relative Allocation of Facilities Technique). Hasil implementasi metode CRAFT menunjukkan adanya peningkatan efisiensi yang signifikan, yaitu pengurangan ongkos material handling (OMH) sebesar 19,56%. Temuan ini membuktikan bahwa perancangan ulang tata letak fasilitas produksi dengan pendekatan kuantitatif dapat memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional industri.
Copyrights © 2025