Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak kegiatan cooking class terhadap perkembangan motorik dan psikososial siswa PAUD IT Al-Hasanah Bengkulu. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan. Penelitian ini melibatkan 10 anak usia 5–6 tahun yang dipilih secara purposive berdasarkan keaktifan mereka dalam cooking class. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cooking class memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan motorik halus anak, seperti koordinasi keterampilan dalam menggenggam, mengaduk, dan mencelupkan bahan masakan. Peningkatan psikososial juga terlihat, meliputi peningkatan kerja sama, komunikasi verbal, disiplin, dan rasa percaya diri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cooking class merupakan strategi pembelajaran di luar sekolah yang efektif untuk mendukung perkembangan holistik peserta didik PAUD, khususnya aspek motorik dan psikososial. Penelitian ini merekomendasikan agar kegiatan serupa dimasukkan ke dalam kurikulum PAUD untuk memperkaya pengalaman belajar anak.
Copyrights © 2025